Tim Futsal PSG Pati Resmi Amankan Tanda Tangan Doni Zola sebagai Pelatih Kepala | Bolaindo

  • Bagikan



Putra Safin Grup (PSG) Pati telah resmi mengikat kerja sama dengan pelatih futsal Doni Zola, Selasa (26/10/2021).

Dengan terjalinnya kesepakatan ini, Donzol, sapaan akrab Doni Zola, bakal menjabat sebagai pelatih tim futsal PSG Pati.

Pada tahun ini, PSG Pati juga akan ambil bagian dalam kompetisi Pro Futsal League 2021-2022. Donzol diharapkan mampu membawa timnya berprestasi di ajang ini.

“Hari ini, coach Donzol menyepakati kerja sama yang dihadiri langsung oleh CEO PSG Pati, Gani Rahmatullah, untuk menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala PSG Pati Divisi Futsal,” tulis pernyataan resmi dari PSG Pati.

“Selamat bertugas coach Donzol, semoga PSG Pati bisa membawa pulang piala Pro Futsal League tahun 2021-2022,” bunyi lanjutan pernyataan PSG.

Sementara itu, Donzol pun turut mengungkapkan alasannya menerima tawaran yang disodorkan oleh PSG Pati.

Menurut penjelasan Donzol, ia tak butuh waktu lama untuk menerima pekerjaan baru sebagai pelatih kepala tim futsal PSG Pati.

Alasan pertama yang membuatnya tertarik ialah fasilitas yang dimiliki klub asal Jawa Tengah itu untuk menunjang latihan tim maupun pembinaan pemain usia dini.

“Saya berada di tempat yang tepat, karena di sini pembinaan adalah hal yang utama dalam membangun sebuah tim,” kata Donzol, dalam pernyataan di akun Instagram-nya.

Dia menuturkan, PSG Pati memiliki Boarding School Footbal yang melatih pemain-pemain muda dari usia SMP hingga SMA.

Mereka ditempa oleh pelatih-pelatih berkualitas agar bisa mengembangkan bakatnya, sehingga kelak mampu merintis karier di level profesional.

“Tentunya, saya juga bermimpi bahwa di sini bisa ada Boarding School Futsal, di mana anak-anak usia sekolah mampu tetap bersekolah tanpa meninggalkan passion di futsal,” ujarnya.

Donzol memastikan, dia tidak akan membawa mantan pemain atau pelatih yang sebelumnya pernah bekerja dengan dirinya.

“Para pemain yang pernah bekerja sama maupun tidak pernah bekerja sama (dengan saya) memiliki kesempatan yang sama,” ujarnya.

“Namun, seperti yang saya bilang sebelumnya, di sini adalah tempat pembinaan pemain usia dini. Saya tidak membeli pemain bintang, tapi saya berusaha untuk membuat pemain bintang,” ia menambahkan.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan