Reaksi Ian Gillan Seusai PSIS Semarang Alami Kekalahan Perdana Skor 0-1 dari Persib Bandung | Bolaindo

  • Bagikan



PSIS Semarang gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Persib Bandung pada lanjutan laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021).

Persib Bandung menang tipis pada laga ini dengan skor 1-0.

Gol semata wayang pada laga ini dicetak winger Persib, Febri Hariyadi di menit ke 60.

Skor ini membuat PSIS melorot posisinya ke urutan tiga, sementara Persib naik ke urutan dua klasemen sementara.

Kekalahan atas Persib membuat rekor tak terkalahkan PSIS musim ini harus terhenti di pekan kesembilan.

Dalam jalannya pertandingan, PSIS di menit-menit awal pertandingan langsung menekan. Bahkan, pertandingan belum genap satu menit, PSIS memiliki peluang lewat Hari Nur Yulianto lewat tembakan dari luar kotak penalti.

Beberapa peluang PSIS juga tercipta di sepuluh menit awal lewat aksi tendangan bebas Jonathan Cantillana namun masih belum berbuah gol.

Sementara Persib, secara perlahan menemakan ritme permainan.

Peluang pertama didapatkan Persib menit ke 18 lewat Mohammed Rashid. Memanfaatkan umpan Marc Klok, Rashid melepaskan tembakan namun masih melebar di sisi samping kiri gawang PSIS.

Menit 27, Fredyan Wahyu Sugiantoro melakukan tembakan spekulasi dari jarak jauh namun masih mengarah tepat ke kiper Persib Teja Paku Alam.

Sementara itu, Persib terus menekan area pertahanan Persib.

Menit ke 39, Febry Haryadi melakukan tembakan menukik dari luar kotak penalti namun masih mampu ditepis Joko Ribowo

Menit 46, Brian Ferreira mengancam lewat aksinya melewati beberapa pemain Pwrsib kemudian melakukan tembakan. Sayang masih melebar.

Hingga akhir babak pertama skor 0-0 masih bertahan untuk kedua tim.

Di babak kedua, PSIS yang tertinggal sementara memasukkan Bruno Silva sejak awal kedua.

Menit 51, Bruno Silva mendapat satu peluang lewat tendangan jarak jauh usai berhasil merebut bola dari kesalahan lawan

Menit 60, Persib berhasil membobol gawang PSIS lewat tendangan keras Febri Haryadi memanfaatkan bola liar yang datang dari arah kotak penalti.

Unggul 1-0 tak membuat Persib mengendurkan serangan. Persib memiliki cukup banyak peluang lewat Wander Luiz, Ezteban Vizcarra, dan Mohammed Rashid.

Sementara PSIS mencoba mencari celah lewat skema konter attack. Beberapa peluang dari PSIS TOPNEWS.MY.ID lain dari Bruno Silva, serta dua pemain pegganti di babak kedua yaitu Andreas Ado dan Reza Irfana.

Namun hingga akhir laga, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Persib Bandung.

Pada laga ini, permainan tiga pemain PSIS, Jonathan Cantillana, Wahyu Prasetya, dan Joko Ribowo layak diberi apresiasi sebab tampil cukup apik ketika menghadapi gempuran serangan lawan.

Terdekat, PSIS akan kembali bermain di Stadion Maguwoharjo Sleman, pada Minggu (31/10/2021) mendatang menghadapi tim papan atas lainnya, Bali United.

Pasca laga, pelatih PSIS Semarang mengatakan dari segi hasil pihaknya cukup kecewa karena gagal mengamankan poin penuh, namun para pemain PSIS telah bekerja keras di lapangan.

“Hari ini anak-anak sudah bekerja keras di lapangan, kami tentu kecewa atas hasil kekalahan ini. Tetapi yang terpenting kami akan melakukan evaluasi untuk pertandingan berikutnya menghadapi Bali United,” kata Ian.

Kegagalan mengamankan tiga poin bukan hanya membuat PSIS gagal mempertahankan status unbeaten, namun gagal kembali ke puncak klasemen.

Menurut Ian Gillan, timnya harus melupakan kekalahan atas Persib dan fokus pada laga berikutnya.

Sementara itu, pelatih Persib Bandung, Robert Rene Albert mengaku bersyukur bisa menaklukkan PSIS.

Pelatih asal Belanda tersebut sudah memprediksi pertandingan verus PSIS akan berjalan ketat sebab tim lawan bermain secara kolektif dan memerankan sepakbola atraktif positif.

“Pertandingan hari ini sesuai ekspektasi kami. Pertandingan sesuai perkiraan kami akan berjalan ketat.

PSIS merupakan tim yang bagus, bermain dengan permainan atraktif, dan memiliki kemistri yang bagus,” kata Robert.

“Sejauh ini kita bisa melihat mereka berada di papan atas karena tampil dengan kolektivitas tim yang bagus.”

“15 menit awal mereka mendominasi, tapi setelah itu kami bisa mendominasi, di babak kedua kami bisa mencetak gol dan kami bisa mempertahankan keunggulan,” jelas eks pelatih PSM Makassar tersebut.(Tribun Jateng)

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *