Saya Sudah Memahami Apa-Apa yang Harus Diperbaiki

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID-PSG Pati baru mengoleksi satu poin dari tiga laga di kompetisi Liga 2 grup C. Kini, PSG bisa lebih percaya diri. Itu setelah mereka meresmikan Joko Susilo sebagai arsitek tim.

Gethuk –sapaan akrab Joko Susilo– berharap bisa beradaptasi dengan tim barunya. ’’Saya sudah memahami apa-apa yang harus diperbaiki. Sesuai dengan semboyan, kami harus kerja keras,’’ katanya kemarin.

Ya, PSG memang harus bekerja keras agar bisa menguntit PSCS Cilacap yang sudah mengantongi 9 poin. PSCS kini berada di puncak klasemen sementara. Sebagaimana diketahui, hanya dua tim dari setiap grup yang bisa lolos ke babak 8 besar.

Karena itu, dia berharap sudah bisa membawa tim ke jalur kemenangan saat melawan PSIM Jogjakarta di Stadion Manahan Solo (19/10).

Pelatih yang sebelumnya menangani Persik Kediri itu menilai laga melawan PSIM tak akan mudah. Sebab, PSIM dihuni para pemain berpengalaman yang sudah dikenalnya. Di antaranya, Purwaka Yudi dan Beny Wahyudi.

’’Tidak ada yang tak mungkin. Kami harus tetap optimistis dan siapkan beberapa opsi,’’ paparnya.

Sebelum memulai kompetisi, PSG lebih banyak diterpa isu miring lantaran indisipliner dan tindakan para pemainnya. Termasuk ketika kisruh saat uji coba melawan Persiraja Banda Aceh.

Saat itu pemain PSG Syaiful Indra melakukan tendangan kungfu. Lalu, Zulham Zamrun terlibat pertikaian dengan pemain lawan.

Meski begitu, Gethuk menilai para pemain sudah mulai memahami kebutuhan tim.

’’Mereka mulai menghilangkan ego masing-masing. Itulah yang saya harapkan. Semua kerja untuk tim,’’ tegasnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *