Khofifah Titip Pesan ke Jokowi Melalui Erick Thohir, Ini Isinya



GRESIK, TOPNEWS.MY.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, menyampaikan titipan pesan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepada Presiden Joko Widodo.

Pesan tersebut disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir saat berpidato di acara Groundbreaking Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia, di Kawasan Ekonomi Eksklusif (KEK) Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga Smelter Freeport Gresik Serap 40 Ribu Lapangan Kerja, Jokowi: Itu Goal yang Penting Bagi Rakyat di

Isi pesan Khofifah itu adalah meminta kepada Presiden Jokowi untuk menggunakan tenaga kerja mayoritas dari Provinsi Jawa Timur.

“Rencana selama konstruksi ini akan menyerap tenaga kerja 40 ribu dan tadi ibu Gubernur Jawa Timur menitipkan kalau bisa mayoritas pekerjanya dari Jawa Timur, sehingga kepastian pembukaan lapangan kerja juga terjadi,” ungkap Erick.

Baca Juga Jokowi: Smelter Freeport di Gresik Mampu Olah 1,7 juta Ton Konsentrat Tembaga per Tahun di

Selain Erick Thohir, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya juga hadir mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara groundbreaking smelter PT Freeport Indonesia.

Di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Enegi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Video Editor: Febi Ramdani

Artikel ini bisa dilihat di :

https://www.youtube.com/watch?v=UDpNRx_Z4rg

Respon (47)

  1. Kalo menufut saya peryataan
    Si mantan mentri itu bisa menimbulkan perpecahan intinya seperti itu,,, sedangkan orang jatim banyak yg merantau di tempat2 lain,,, saya warga jateng sama sekali tidak senang dengan peryataan titip pesan ujung2nya pilah pilih itu tambang nya dari mana wooy,, dari propinsi lain kaan trutama papua sulawesi dan kalimantan,, biarkan dong dri tempat lain ikut kerja kita ini nusantara lho yooo, NKRI kita ini bu khofifah jgn bikin cemburu sosial ,, wajib pjtra putri dri daerah lain ikut kerja dan punya dedikasi

  2. Ada Gubenur wanita Propinsi Jatim yang wanita dengan judul Gubenur titip Pesan kepada Menteri BUMN yang produk Tembaga dan Emas ,, titip pesan nya adalah SDM nya dari Jatim ,,, lha itu kalau proporsional demi IPTEK ,,pembangunan Smelter apa saja jika pada waktunya harus dibuat sendiri oleh warga negara ? Gubenur Wanita tak seelok Walikota Surabaya sesama wanita nya?

  3. Ibu Gubernur Jawa Timur se-enak saja bicara demikian. Ibu harus mikir dong bahwa Tambangnya ada di Jawa atau bukan. Emang harta warisan rumah tangga orang Jawa apa. Pake pendapat-pendapat sgala. Jadi orang itu harusnya mikir kalo ibu itu Gubernur Jawa Timur bukan Gubernur Papua. Orang Gubernur Papua aja diam, kok disitu yang seot sih.

    Ini lagi Pak Erick. Langsung main diterima aja. Pak Erick juga harusnya mikir bahwa kalau tidak ada Tambang Emas Papua, bapa gak akan jadi Menteri BUMN.

  4. Miris… Tambangnya di Papua… Smelter di Jawa.. alangkah baiknya smelter juga di Papua supaya menyerap tenaga kerja asli papua .. agar masyarakat Papua juga bisa merasakan hasil dari alam mereka… 🙏

    Tidak adil buat anak2 Papua dong… Kalo mau bilang keadilan harus akomodir anak2 Papua juga.. karna tanpa hasil alam mereka smelter itu tidak akan ada…. 🙏

  5. Bukan masalah darimana asalnya, tapi yang penting pekerja itu punya KAPASITAS , SKILL. KALO GAK PUNYA SKILL BUAT APAAN BAMBANG !! Mau darimana aja silahkan yang PENTING PROFESIONAL KERJA, DAN PUNYA ETOS KERJA TINGGI

  6. Boleh sih mengambil pekerja dr putra daerah asal kerjax jgn malas2an trus jgn menginginkan pekerjaan sesuai keinginan tanpa adax keahlian krn pembangunan smelter bukan kaleng2 butuh pekerja keras tuk dapat menyelesaikanx.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *