Wagub Riza Pastikan Tak Sisipkan Anggaran Formula E dalam RAPBD 2022

  • Bagikan
Bantah Hamburkan Anggaran,  Wagub DKI Bilang Pengadaan Masker hingga Rp5,58 Miliar Sesuai Harga Kemenkes 


TOPNEWS.MY.ID, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria memastikan bahwa Pemprov DKI tidak menyisipkan anggaran pelaksanaan balap mobil Formula E dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI tahun 2022.

Dia mengatakan, anggaran untuk penyelenggaraan perdana event internasional itu sudah dikucurkan pada anggaran tahun 2020-2021.

“Anggaran Formula E kan sudah sebelumnya dan untuk di tahun ini tidak ada anggaran untuk itu. Anggaran untuk komitmen dan lain-lain, itu kan sudah dibayarkan di anggaran sebelumnya,” katanya Kamis malam (14/10/2021). 

Dia mengungkapkan, untuk tahun-tahun yang akan datang, Pemda DKI melalui BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan mengupayakan penggalangan dana lewat sponsor untuk penyelenggaraan event itu. Sehingga, pembiayaan murni tidak lagi menggunakan dana APBD DKI. 

“Ke depan, seperti yang sudah disampaikan, nanti Jakpro akan menggalang dana untuk kepentingan formula E dari pihak ketiga, pihak swasta, dari sponsor dari publik dan dari semua,” ujarnya. 

Seperti diketahui, dalam dokumen jawaban terkait Formula E yang dikeluarkan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik DKI Jakarta di situs Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta disebutkan commitment fee yang dibayar hanya Rp560 miliar saja.

“Katanya commitment fee Rp2,3 triliun, faktanya commitment fee adalah Rp560 miliar, bukan hanya untuk tahun pertama, tapi untuk semua tahun penyelenggaraan,” tulis Diskominfotik, Rabu (29/9/2021).

Dokumen itu juga membantah kegiatan Formula E akan memakan biaya pelaksanaan sebesar Rp4,4 triliun.

Sementara itu, upaya menjegal pelaksanaan Formula E melalui mekanisme politik interpelasi di DPRD yang diusung Fraksi PDIP dan PSI gagal bergulir. Hal itu karena dua fraksi itu gagal mendapatkan dukungan mayoritas anggota DPRD DKI. 

Tanda-tanda kegagalan itu tampak terlihat pada saat Rapat Paripurna DPRD DKI dengan agenda pandangan anggota pengusung interpelasi hanya dihadiri anggota dua fraksi. Sementara tujuh fraksi lainnya tak nampak batang hidungnya di ruang paripurna. 

Ketua DPW PSI DKI Michael Viktor Sianipar mengatakan, upaya menjegal pembiayaan Formula E akan dilanjutkan pada pembahasan anggaran tahun 2022 di komisi-komisi. Sementara upaya interpelasi tetap digulirkan meski tak mendapat sambutan baik dari fraksi mayoritas di DPRD.[]



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *