Dua Pemain Andalan Gabung Timnas U-23, Barito Putera Tak Ambil Pusing | Bolaindo

  • Bagikan



Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, menilai perginya dua pemain ke timnas U-23 Indonesia tidak akan berpengaruh banyak pada penampilan tim.

Barito Putera akan melakoni laga perdana seri kedua Liga 1 2021 tepat hari ini, Jumat (15/10/2021).

Barito Putera akan menghadapi PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, pada pukul 18.15 WIB.

Pertarungan ini bisa dibilang merupakan laga yang sangat penting bagi kedua tim.

Sebab, saat ini Barito Putera maupun PSS Sleman sama-sama membutuhkan poin untuk keluar dari papan bawah klasemen Liga 1 2021.

Barito Putera tengah berada di zona degradasi, tepatnya pada posisi ke-17 dengan koleksi empat poin.

Tim berjulukan Laskar Antasari itu baru menang sekali dari enam pertandingan yang sudah dijalani, sementara empat lainnya berakhir dengan sekali imbang dan tiga kali kalah.

Situasi PSS Sleman pun tak berbeda jauh.

Skuad Elang Jawa berada di posisi ke-15 dengan koleksi lima poin, hanya meraih satu laga imbang lebih banyak ketimbang Barito Putera.

Di satu sisi, Barito Putera harus menghadapi laga malam nanti dengan kondisi pincang.

Hal itu disebabkan ada dua pemainnya yang harus memenuhi panggilan ke timnas U-23 Indonesia di Tajikistan.

Dua pemain yang dimaksud adalah Muhammad Riyandi dan Muhammad Firli.

Muhammad Riyandi sendiri sudah pergi meninggalkan Laskar Antasari sejak awal Oktober lalu karena harus bermain untuk timnas Indonesia di play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.

Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, mengaku kalau dua pemain yang hilang dari timnya itu merupakan pemain andalan.

Hanya saja, kepergian Riyandi dan Firli ke timnas U-23 Indonesia tidak akan terlalu berpengaruh banyak pada kondisi tim.

“Iya ada 2 pemain yang dipanggil ke timnas (U-23 Indonesia,” kata Djadjang Nurdjaman dalam konferensi pers sebelum laga, Kamis (14/10/2021).

“Tentunya pasti mereka jadi andalan di tim tetapi kami juga sudah menyiapkan penggantinya.”

“Tidak adanya mereka tidak akan terlalu berpengaruh kepada tim,” kata pria yang akrab disapa Djanur itu.

Lebih lanjut, mantan pelatih Perseib Bandung tersebut mengaku sudah memperbaiki kekurangan tim di seri pertama.

Dengan begitu, Rizky Pora Cs dinilai sudah siap untuk tampil lebih menggebrak di seri kedua.

“Banyak kekurangan mereka di seri petama, tentunya itu yang kami evaluasi di dalam latihan.”

“Banyaklah terutama di sektor belakang yang masih memiliki kekurangan dan meminimalisasi kesalahan yang dibuat.”

“Itu yang menjadi fokus dan konsentrasi juga setelah beberapa kali unggul tetapi hasil berubah. Itu yang diperbaiki agar tidak terulang kembali,” tandasnya.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *