PON Papua 2021: Jatim Raih Medali Perunggu Secara Dramatis | Bolaindo

  • Bagikan



Jawa Timur (Jatim) meraih medali perunggu cabang olahraga sepak bola putra PON Papua 2020 (2021) setelah menang dramatis 3-2 atas Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (14/10).

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Barnabas Youwe itu berlangsung lambat pada awal babak pertama. Kedua tim saling menunggu sambil membaca strategi yang dipraktikkan.

Tampil dengan kekuatan terbaiknya, Jatim dominan menekan pada 30 menit pertama. Tim asuhan Rudy William Keltjes ini mengandalkan serangan dari sisi sayap.

Bola-bola panjang jadi pola main Jatim. Pada saat yang sama Kaltim bermain sabar dan mengandalkan perangkap offside. Pola ini berhasil membuat Jatim mati gaya.

Hingga 45 babak pertama usai, tak ada gol tercipta. Umpan panjang pemain Jatim sering tak akurat, sedang pemain Kaltim sering melakukan akselerasi individu tak efektif.

Pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-47, Jatim sempat membobol gawang lawan, tetapi tak disahkan wasit karena diawali pergerakan offside winger Jatim.

Tak jauh berbeda dengan babak pertama, pola main Jatim dan Kaltim tetap lambat. Jatim dengan bola-bola panjang dan Kaltim dengan serangan balik.

Pada menit ke-61 Kaltim membuat Jatim tercekat. Pemain nomor 7 Kaltim, Rian Khaidir melepas sepakan mendatar dari luar kotak penalti yang tak bisa ditangkap kiper Jatim.

“Ayo, ayo, belum habis waktu,” kata Rudy dari sisi lapangan dengan lantang, memberi semangat anak asuhnya yang tampak lunglai setelah kebobolan.

Rudy lantas melakukan satu pergantian pemain dan permainan Jatim meningkat. Pada menit ke-76 striker Jatim Muhammad Faisol Yunus berhasil menyamakan kedudukan.

Pemain nomor punggung 10 itu melepaskan tendangan bola datar dari luar kotak penalti yang dua kali memantul ke tanah dan tak bisa ditangkap kiper Kaltim.

Tiga menit berselang, Jatim berbalik unggul lewat aksi Dwiki Mardiyanto. Pengguna nomor 17 ini melepas sepakan kaki kanan melengkung yang tak bisa dijangkau kiper Kaltim.

Namun Kaltim bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-85 lewat penalti Muhammad Rizky Ramadhan. Penalti itu didapat setelah bek Jatim dianggap melakukan pelanggaran.

Hingga injury time lima menit rampung tak ada lagi gol tercipta. Kedudukan sama kuat 2-2. Pertandingan pun harus dilanjutkan lewat babak perpanjangan waktu 2×15 menit.

Jatim lebih mendominasi permainan di babak extra time dan gol yang dinanti akhirnya hadir di masa injury time lewat tendangan bebas Muhammad Faisol Yunus ke pojok kanan gawang yang membuat penjaga gawang lawan tak berkutik.

Jatim pun resmi keluar sebagai juara lewat kemenangan dramatis atas Kaltim di masa injury time.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *