Persib Hadapi Jadwal Berat di Seri II Liga 1, Begini Reaksi Robert Alberts | Bolaindo

  • Bagikan



Persib Bandung dihadapkan dengan jadwal pertandingan yang berat dalam kiprahnya di seri II Liga 1 2021-2022.

Klub berjulukan Maung Bandung itu akan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh, seperti Bhayangkara FC, Persipura Jayapura, hingga PSIS Semarang.

Selain itu, Persela Lamongan dan PS Sleman juga tak bisa dipandang sebelah mata karena kerap menyulitkan Persib.

Selain lawan berat, pada seri II Liga 1 2021, Persib juga dihadapkan dengan jadwal pertandingan yang padat.

Pangeran Biru harus melakoni lima pertandingan dalam tiga pekan.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengatakan, bukan hal yang mudah untuk melalui jadwal pertandingan yang berat dan padat di kompetisi Liga 1.

Hanya, ini adalah situasi yang harus diterima semua kesebelasan lantara kompetisi digelar dalam situasi luar biasa karena pandemi Covid-19.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini bukan musim sepak bola yang normal,” kata Alberts kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) petang WIB.

“Namun, kami harus melakukan apa yang harus dilakukan, kami harus mengikuti aturan dan juga regulasi.”

Persib akan memulai kiprahnya di seri II Liga 1 2021 dengan menghadapi Bhayangkara FC pada Sabtu (16/10/2021).

Setelah itu, Maung Bandung akan bersua PS Sleman pada Jumat (22/10/2021).

Selanjutnya, Persib akan berhadapan dengan PSIS Semarang pada 26 Oktober 2021, lalu menghadapi Persipura Jayapura pada 30 Oktober 2021.

Adapun di laga terakhir seri II Liga 1 2021-2022, Persib akan berhadapan Persela Lamongan pada 4 November 2021.

Alberts menegaskan, Persib akan memaksimalkan setiap laga di seri II Liga 1 sebagai momentum kebangkitan Maung Bandung.

Seperti diketahui, Persib tampil mengecewakan di seri I Liga 1.

Dari enam laga, klub asal Jawa Barat itu memang tidak terkalahkan.

Namun, jumlah kemenangan Persib tidak lebih banyak dari hasil imbang yang mereka dapatkan.

Persib hanya mampu meraih dua kemenangan, sedangkan empat laga sisanya berkahir imbang.

“Kami harus melakukan yang terbaik dan menatap ke depan untuk bertanding, karena itu yang kurang dalam 1,5 tahun ke belakang,” kata pelatih asal Belanda itu.

“Jadi itu hal yang positif bahwa para pemain bisa bertanding dan bermain lagi,” ujar dia menambahkan.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *