Kapendam Ngamuk, Rachel Vennya Kabur dari Karantina Dibantu Oknum TNI

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID – Kodam Jaya telah melakukan penyelidikan kaburnya selegram Rachel Vennya dari karantina di RSDC Wisma atlet Pademangan, Jakarta. Hasil penyelidikan tersebut, diduga adanya oknum TNI yang turut membantu kaburnya selegram Rachel Vennya atau melakukan tindakan non prosedural.

“Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan non prosedural,” kata Kapendam Jaya , Kolonel Arh Herwin BS dalam keterangannya, Kamis (14/10).

Menurut Kolonel Arh Herwin, harusnya selegram Rachel Vennya menjalani karantina 14 hari usai dirinya tiba dari Amerika Serikat. Namun hal tersebut justru tak dilakukan sang selebgram. Malah yang bersangkutan mendapat bantuan dari oknum TNI yang bertugas sebagai anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial FS.

“(Selebgram) mendapat bantuan dari oknum TNI yang telah mengatur agar Selegram Rachel Ven dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari Luar Negri,” jelas Kapendam Jaya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).

Atas hal itulah, Pangdam Jaya memerintahkan agar proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut dilakukan secepatnya. “Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal,” tuturnya.

Seperti diketahui, Rachel Vennya tengah menjadi perbincangan buntut dugaan dirinya kabur saat menjalani masa karantina selepas perjalanan dari Amerika Serikat.

Seorang pengguna Instagram yang komentarnya diunggah ulang oleh akun @playitsafebaby itu mengklaim bahwa dirinya salah seorang petugas administrasi yang memasukkan data Rachel Vennya kala menjalani isolasi Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) di Wisma Atlet Pademangan.

“Kenapa gue kesel sama dia [Rachel]? karena dia dengan mudahnya lolos karantina sedangkan banyak di sini para TKW yang sudah berumur terpaksa karantina 8 hari, ada orang tuanya yang meninggal, anak meninggal tapi terpaksa harus 8 hari. Sedangkan ini orang dengan enaknya cuma 3 hari,” tulis pengguna Instagram tersebut.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *