dr. Tirta Dorong Kasus Rachel Vennya Diinvestigasi

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID — Aksi selebgram Rachel Vennya yang diduga kabur dari RSDC Wisma Atlet Pademangan mendapat sorotan dari banyak pihak. Influencer dr. Tirta pun ikut berang terkait hal ini.

Tirta pun memposting hasil tangkapan layar dari cuitan Prof. Zubairi Djoerban di akun Twitter pribadinya beberapa jam lalu. Dalam cuitan tersebut, Prof. Zubairi memberikan penyataan tegas bahwa tindakan Rachel Vennya yang kabur dari tempat karantina diduga dibantu oleh oknum petugas tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Hal itu karena berisiko menularkan Covid-19 kepada masyarakat.

Tirta juga mendorong agar kasus Rachel Vennya ini diinvestigasi. Karena jika tidak, potensi aturan dikangkangi oleh oknum petugas jadi kian terbuka.

Tapi ketika sudah “diduga meloloskan diri dari karantina kedatangan luar negeri bahkan melibatkan oknum petugas, maka investigasi harus segera dibuat, jangan sampai malah ada kasus lain. “KongKaliKong kah?,” tulis dr. Tirta.

Ia pun berharap Kemenkes RI dan Satgas Covid-19 memimpin investigasi ini guna menguak fakta yang sesungguhnya terjadi.

Saya mempercayakan kasus ini sepenuhnya pada @kemenkes_ri dan @satgascovid19.id agar investigasi menyeluruh karantina kedatangan dari luar negeri. Dejavu, 2 bulan lalu Saya pernah bahas ini bareng nyai @nikitamirzanimawardi_172 , tapi beda orang, eh kok skrng kejadian lagi. Padahal saat itu kita dah wanti2,” kata dr. Tirta.

Sebelumnya, Prof. Zubairi Djoerban memberikan pernyataan tegas dan lugas ihwal tindakan Rachel Vennya yang diduga kabur dari karantina tersebut. Pernyataan itu ia tuangkan lewat Twitter-nya.

Siapapun Anda. Yang diduga selebgram dan diduga kabur, serta diduga dibantu petugas. Anda tak dapat meninggalkan karantina atas alasan apapun. Hal itu menempatkan risiko bagi masyarakat. Apalagi jika Anda datang dari negara berisiko super tinggi. Jangan merasa punya privilese,” cuit Prof. Zubairi Djoerban.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *