Bravo, Klub Baru yang Dibidani Jebolan PSSI Baretti Juara Liga 3 Maluku | Bolaindo

  • Bagikan



Liga 3 2021 memunculkan satu pendatang baru yang patut diperhitungkan untuk melangkah jauh musim ini. Klub tersebut diketahui merupakan bentukan dari salah satu legenda timnas Indonesia jebolan PSSI Baretti, Imran Nahumarury, yakni Maluku FC. 

Klub ini baru dibentuk pada awal tahun. Mereka memperlihatkan keseriusan dalam memajukan sepak bola daerahnya dengan menjuarai Liga 3 2021 zona Maluku pada Selasa (12/10/21). 

Maluku FC mencatat debut mengesankan di Liga 3 2021. Mereka tak terkalahkan dari fase grup hingga final, dengan perincian menekuk Binatama Bupolo FC (7-1) dan PSHL (6-0) plus imbang tanpa gol melawan Wainuru FC serta Siwalima FC di fase grup. 

Berikutnya, Maluku FC berturut-turut menggasak Tulehu United (2-1; semifinal) dan Gemba FC (1-0; final). Sebuah pencapaian yang lantas meloloskan klub pengusung warna dominan merah itu ke putaran nasional untuk mengejar mimpi promosi ke Liga 2 musim depan. 

“Alhamdulillah Maluku FC mampu menjuarai Liga 3 2021 zona Maluku. Kami otomatis masuk putaran nasional. Semua ini berkat doa dan dukungan dari berbagai pihak,” kata CEO klub, Irwan Maulana, kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT. 

“Kemarin saat semifinal sempat disaksikan Imran Nahumarury, tapi hari itu juga langsung kembali ke Semarang karena harus mengurus PSIS. Jadwal dari PSSI itu putaran nasional di Januari 2022, atau paling lambat Maret 2022,” cetusnya. 

Sebelumnya, Liga 3 2021 zona Maluku sempat mencuri perhatian bulan lalu karena melakukan kick-off melangkahi Liga 2 2021. Mereka mulai memutar kompetisi pada 23 September alias tiga hari sebelum sepak mula kasta kedua (26 September). 

Sekadar mengingatkan, Maluku FC lahir dari keresahan empat putra daerah yang bercita-cita ingin memajukan sepak bola daerah mereka, salah satunya berstatus legenda timnas Indonesia jebolan program PSSI Baretti, Imran Nahumarury. 

“Kami berempat putra Ambon. Saya, Irwan Maulana (CEO), Saidna Azhar (manajer), dan Sofyan Lestaluhu. Kebetulan saya menjabat direktur teknik Maluku FC,” kata Imran Nahumarury kepada INDOSPORT beberapa waktu lalu. 

Imran melanjutkan, dasar pemikiran dirinya dan tiga koleganya mendirikan Maluku FC adalah keinginan membangkitkan sepak bola Maluku yang memang telah lama tenggelam lantaran kurang mendapatkan perhatian serius. 

Padahal, Maluku terkenal sebagai salah satu produsen pesepak bola andal di masa lalu. Kawasan kepulauan di Indonesia Bagian Timur ini juga sempat memiliki wakil di kasta tertinggi, yakni Persiter Ternate yang mentas di Divisi Utama (sekarang Liga 1) selama dua musim (2006-2008).

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *