Susah Payah Bekap Taiwan, Indonesia Juara Grup dan Lolos ke 8 Besar

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID-Indonesia berjuang sangat keras pada laga terakhir Grup A Piala Thomas 2020. Berlaga di Ceres Arena, Aarhus, Denmark malam ini (13/10), Anthony Sinisuka Ginting dkk mengalahkan Taiwan dengan skor 3-2.

Kemenangan itu membuat Indonesia tidak cuma lolos ke perempat final Piala Thomas 2020. Lebih dari itu, Merah Putih juga melaju dengan status sebagai juara grup.

Sebelum mengalahkan Taiwan, Indonesia mengandaskan Aljazair dengan skor 5-0 dan Thailand dengan skor 3-2.

Berbeda dari pertandingan melawan Thailand, sektor tunggal Indonesia tampil luar biasa menghadapi Taiwan. Tiga tunggal nasional yakni Ginting, Jonatan Christie, dan Shesar Hiren Rhustavito kompak menang dan memberikan tiga poin kemenangan untuk Indonesia.

Sementara itu, percobaan pelatih Herry Iman Pierngadi untuk menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sebagai ganda putra pertama dan pasangan dadakan Mohammad Ahsan/Daniel Marthin sebagai ganda kedua, tidak berhasil membawa kemenangan.

Walaupun faktanya, dua ganda tersebut bertarung hebat dan memaksa pertandingan sampai rubber game.

Setelah kedudukan imbang 2-2, kemenangan Indonesia ditentukan oleh aksi Vito, panggilan Shesar Hiren Rhustavito. Di partai kelima, dia mengalahkan Chi Yu-jen. Lewat pertarungan sengit selama tiga game, Vito menang 16-21, 21-18, 21-19. Duel itu berlangsung dalam tempo 73 menit.

“Saya bersyukur Alhamdulillah bisa menang dan membawa Indonesia sebagai juara grup. Tadi saya ngotot untuk bisa menang. Tidak hanya untuk negara saya tetapi juga untuk saya sendiri,” ujar Vito usai laga dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Vito mengakui, dirinya juga tegang. Sebab, kejelasan status Indonesia ada di pundaknya. Kalau menang, tim Indonesia sudah pasti aman untuk lolos ke delapan besar sebagai juara grup A.

“Saya tegang juga. Maklum nasib Indonesia di pundak saya. Saya berjuang all out agar Indonesia menang. Saya pun tidak mau kalah begitu saja. Saya fokus ke permainan saya sendiri dan tidak mau mengikuti pola lawan,” kata Vito.

Vito berharap kemenangan ini akan menambah rasa percaya diri untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya. “Kemenangan ini sangat penting. Semoga saya makin mantap,” ucapnya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky mengaku lega dan puas dengan performa para pemainnya. Terutama pemain tunggal pertama (Ginting) dan kedua (Jonatan). Mereka kalah melawan Thailand. Tapi kini bisa tampil optimal dan mengandaskan Taiwan.

“Selamat kita menang. Yang kemarin kalah, kini malah bisa bermain bagus lagi dan bisa menang. Setelah kemenangan ini mohon dijaga makan dan istirahatnya, juga latihannya agar kita siap untuk bertarung mati-matian di perempatfinal,” kata Rionny.

Hasil Piala Thomas Indonesia vs Taiwan (3-2)

Anthony Sinisuka Ginting vs Chou Tien-chen, 22-20, 21-16

Fajar Alfian/Rian Ardianto vs Lee Yang/Wang Chi-lin, 26-28, 21-16, 14-21

Jonatan Christie vs Wang Tzu-wei, 21-17, 21-13

Mohammad Ahsan/Daniel Marthin vs Lu Ching-yao/Yang Po-han, 20-22, 21-17, 21-23

Shesar Hiren Rhustavito vs Chi Yu Jen, 16-21, 21-18, 21-19



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *