Optimistis Investasi di Surabaya Tembus Rp 23 Triliun

  • Bagikan
alexametrics


TOPNEWS.MY.ID – Masa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat penanam modal menggelontorkan dananya untuk berinvestasi di Surabaya. Hingga Oktober 2021, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya mencatat investasi yang masuk tembus Rp 19,5 triliun. Investasi paling besar di sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi.

Surabaya merupakan kawasan penting perdagangan dan jasa untuk kawasan Indonesia Timur. Berbagai kebutuhan dan lalu lintas logistik melewati wilayah ini sebagai salah satu citihub. Tidak heran, kawasan Surabaya selalu menarik bagi investor untuk menanam modalnya.

Meski pada masa pandemi Covid-19, nyatanya investasi itu terus mengalami angka yang positif. Hingga triwulan ketiga, nilai investasi yang masuk ke Surabaya mencapai Rp 19,5 triliun. Hampir menyentuh target tahunan yang dipatok Rp 23 triliun.

Kepala DPMPTSP Surabaya M. Taswin menjelaskan, target investasi itu memang sempat direvisi dari angka sebelumnya. Semula mencapai Rp 43 triliun. ’’Karena masa pandemi, kita review lagi. Karena berbagai faktor, akhirnya diturunkan,’’ ujarnya. Meski begitu, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh.

Capaian investasi Rp 19,5 triliun itu, kata Taswin, merupakan jumlah gabungan dari pemodal dalam negeri dan asing. Investasi dari penanam modal asing (PMA) tercatat Rp 1,79 triliun. Pemodal paling besar berasal dari Hongkong dan Malaysia. Lalu, disusul Amerika, Korea Selatan, dan Singapura.

”Sementara untuk penanam modal dalam negeri (PMDN), angka investasinya mencapai Rp 17,74 triliun. Sektor investasi yang masih menjadi minat investor adalah transportasi, pergudangan, dan hotel serta restoran,’’ terangnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *