Nelangsa Rusa Liar Berkalung Ban 16 Kg selama 2 Tahun di AS, Tanduknya Terpaksa Dipotong

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Seekor rusa besar diketahui berkeliaran di perbukitan Colorado, Amerika Serikat (AS), dengan ban mobil melilit lehernya selama setidaknya 2 tahun terakhir. Menurut otoritas satwa liar, ban itu akhirnya telah dilepaskan.

Dilansir dari Associated Press, rusa banteng berusia 4,5 tahun itu terlihat di dekat Pine Junction, barat daya Denver, pada Sabtu (9/10) dan dijinakkan, menurut Colorado Parks and Wildlife. Upaya ini merupakan yang keempat kalinya dilakukan petugas satwa liar dalam sepekan terakhir untuk mencoba menangkap dan membantunya.

Petugas pun terpaksa memotong tanduk bercabang 5 untuk melepaskan benda tersebut. Pasalnya, mereka gagal mengiris manik baja di ban tersebut.

“Kami lebih suka memotong ban dan membiarkan tanduknya digunakan untuk aktivitasnya. Namun, situasinya berubah dan kami terpaksa menggunakan segala cara untuk melepaskan ban itu,” terang petugas Scott Murdoch.

Murdoch dan rekannya, Dawson Swanson, memperkirakan rusa itu terbebas dari beban sekitar 16 kg dengan melepas ban, tanduk, dan puing-puing yang tersangkut di dalam ban.

“Saya bersyukur bisa bekerja di komunitas yang menghargai sumber daya alam liar di negara bagian kita. Saya jadi bisa menanggapi laporan warga setempat dengan cepat soal rusa banteng itu baru-baru ini di lingkungan mereka. Saya berhasil menemukan rusa yang dimaksud bersama kawanan sekitar 40 rusa lainnya,” ungkap Swanson.

Swanson dan Murdoch pun terkejut melihat lehernya baik-baik saja setelah 2 tahun terlilit.

“Bulunya terkelupas sedikit. Ada 1 luka kecil terbuka, mungkin seukuran nikel atau seperempatnya, tapi selain itu, terlihat baik-baik saja. Saya sebenarnya cukup kaget melihat betapa baiknya kondisinya,” ujar Murdoch.

Musim kawin pun memudahkan para petugas untuk menemukannya.

“Kebiasaan itu tentu membuatnya lebih terlihat. Ada rusa yang lebih besar dalam kawanannya pada Sabtu (9/10). Namun, ia menjadi rusa berukuran cukupan,” imbuhnya.

Petugas satwa liar pertama kali melihat rusa tersebut pada Juli 2019 saat survei populasi terhadap kambing bertanduk besar di Pegunungan Rocky dan kambing gunung di Alam Liar Gunung Evans. Ia telah menghabiskan beberapa tahun terakhir dengan bolak-balik TOPNEWS.MY.ID Taman Naisonal dan Wilayah Jefferson.

Petugas mengaku telah melihat beragam satwa liar terjerat dalam sejumlah barang, mulai dari perangkat ayunan, tempat tidur gantung, tali jemuran, lampu hias, furnitur, keranjang tomat, tempat makan ayam, keranjang cucian, gawang sepak bola, dan jaring bola voli. []



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *