Mengira Baim Wong Sosok Dermawan, Kakek Suhud dan Keluarga Syok Dipermalukan: Yang Saya Lihat di Hp Anak Saya Tidak Begitu…

  • Bagikan


Identitas kakek renta yang dibentak-bentak Baim Wong, diketahui adalah kakek Suhud Arief. Kakek Suhud merupakan seorang penjual buku, berupa juz amma dan buku-buku lainnya.

Identitas Kakek Suhud dibongkar oleh akun Instagram @gerakmenebarkebaikan yang turut prihatin dengan kejadian yang menimpanya.

Dilansir Sosok.ID pada Selasa (12/10/2021), akun itu menyebut, penghasilan Kakek Suhud dari berjualan yakni sekira Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu saban harinya.

Baca Juga: Telan Kecewa Ketipu Imej Dermawan Baim Wong di YouTube, Kakek Suhud yang Dibentak-bentak Suami Paula Verhoeven: Dulu Enggak Begitu

Adapun Kakek Suhud melalui Youtube Intens Investigasi pada Selasa (12/10/2021), mengaku terkejut dengan sikap Baim Wong kepadanya.

Psalnya, yang dia tahu, Baim Wong merupakan sosok dermawan yang kerap berbagi. Hal itu lah yang membuat Kakek Suhud nekat mengikuti Baim Wong berkilo-kilo meter untuk menawarkan dagangannya.

Kakek Suhud berharap, Baim bersedia menyisakan sedikit rezeki untuk membantunya. Namun apa lacur, yang diterima Kakek Suhud justru sebaliknya. Dia, di hadapan para ojol malah diperlakukan tidak sopan.

Baim yang menolak mentah-mentah memberikan bantuan kepada Kakek Suhud justru dengan terang-terangan memberikan uang kepada para pengemudi ojek online di sekitar lokasi.

Hal itu membuat Kakek Suhud tertunduk dan ingin segera pulang, diduga karena malu.

“Pak Baim Wong biasanya sosialnya tinggi, suka ngasih-ngasih, ya saya ikutin dari belakang,” ujar Kakek Suhud, seperti dikutip Sosok.ID.

Kepada Baim, Suhud mengatakan ingin dibantu modal untuk berjualan buku. “Saya bilang ‘Pak Baim, saya mohon dananya buat modal (jualan) buku’,” kisah Suhud.

Sama seperti potongan video yang beredar di jagat maya, Baim menolak melihat dagangan Suhud dan malah menunjuk-nunjuk.

“Nggak mau ngelihat bukunya, malah marah-marah gini-gini,” ujar kakek berusia lebih dari 70 tahun tersebut.

Saat itu pula Suhud menyaksikan Baim mengabaikannya dan menghampiri para pengemudi ojek online.

“Langsung dia panggil ojek online tuh, kan ojek onlinennya pada nongkrong, nah ojek onlinennya dikasih duit sama dia beratus-ratus,” jelasnya.

“Saya tahu posisi saya, udah saya diam aja di motor duduk aja, saya mengalah mungkin saya salah. Lebih baik daripada saya nanti dilihatin orang saya pulang aja udah,” lanjut Kakek Suhud.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *