Masuk Survei Calon Ketum PBNU, KH Marzuqi Mustamar: Saya Mengalir Saja

  • Bagikan
alexametrics


TOPNEWS.MY.ID- Melalui sidang pleno, PWNU Jatim telah memutuskan untuk mengusung dua nama dalam Muktamar ke-34 di Lampung, 23-25 Desember nanti. Yakni, KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Syuriah dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai ketua umum tanfidziyah PBNU periode 2021-2026.

Sebetulnya, dari Jatim ada banyak tokoh atau kandidat lain yang juga layak menempati posisi ketua umum. Termasuk Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar. Namanya, juga muncul di beberapa lembaga survei. Namun, ketika dikonfirmasi Jawa Pos, pengasuh Pondok Pesantren (ponpes) Sabilurrosyad, Malang, itu menolak berkomentar lebih jauh. “Saya mengalir saja,” ujar KH Marzuqi Mustamar singkat melalui pesan WhatsApp.

Menurut Wakil Ketua PWNU Jatim Ahmad Fakhrur Rozi, keputusan mengusulkan nama KH Miftachul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf di muktamar ke-34 itu sudah bulat. Keputusan itu berangkat dari aspirasi para pemilih suara seluruh PCNU se-Jatim. Dukungan itu juga sudah atas persetujuan Rais Suriyah KH Anwar Manshur.

“Setelah diputuskan oleh Rais Syuriah, yang lain tidak ada yang menyampaikan keberatan,” kata Fakhrur, Rabu (13/10).

Dia menyebut, usulan duet KH Miftachul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf untuk memimpin NU 5 tahun ke depan dari PWNU Jatim itu sudah final dan mengikat. ‘’Sesuai poin ketiga dalam hasil rapat Selasa lalu (12/10), meminta seluruh pengurus NU se-Jatim untuk mengamankan keputusan itu,’’ ungkapnya.

Bagaimana jika muncul calon lain dari PWNU Jatim? Fakhrur menyampaikan,  secara organisasi bisa saja selama memenuhi syarat. Namun, pengurus tentu sudah terikat dalam hirarki keputusan. Pencalonannya pun harus diberangkatkan oleh PWNU Jatim. Nah, sejauh ini NU Jatim sudah memiliki calon sendiri untuk ketua umum. Yakni, KH Yahya Cholil Staquf. “Jadi, tidak ada mandat (untuk calon lain, Red),’’ paparnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *