Jangan Tergoda dengan Semua Fintech, Ini Cara Deteksi yang Ilegal

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID  Di tengah perpanjangan PPKM yang tak tahu kapan berakhir ini terkadang memaksa orang mencari pinjaman atau butuh mendapatkan akses kredit untuk membeli keperluan mendadak. Jika mengajukan ke bank mungkin akan membutuhkan waktu yang lama.

Untuk itu, alternatif terbaik adalah fintech, di mana mereka menyediakan layanan keuangan lewat digital yang mudah didapat setiap orang. Perkembangan fintech pun begitu cepat karena sifat mereka yang mudah.

Meski mudah mendapatkan pinjaman, tapi Anda harus berhati-hati dengan fintech ilegal yang kian menjamur selama pandemi, memanfaatkan situasi kepepet tanpa disadari Anda ternyata berurusan dengan yang tak legal.

Menyikapi fenomena fintech ilegal, masyarakat juga dituntut semakin cermat, kritis, dan bijaksana dalam melakukan transaksi melalui fintech.

Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan 151 financial technology (fintech) peer to peer lending dan 4 entitas tanpa izin alias ilegal sampai Agustus 2021.

Temuan tersebut menambah daftar fintech yang diblokir oleh SWI sejak terbentuk tahun 2018. Hingga Agustus 2021 ini, SWI sudah menutup lebih dari 3.515 fintech lending ilegal.

Keberadaan pinjol ilegal ini berpotensi merugikan masyarakat karena bunga dan tenggat pinjaman yang tidak transparan, serta ancaman dan intimidasi dalam penagihan.

Berikut ini merupakan beberapa langkah yang dapat diikuti agar terhindar dari fintech ilegal, dilansir dari berbagai sumber.

Cek Statusnya di OJK



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *