Ibu Ini Kejam Banget, Anaknya Dipukul Gegara Ngemis Tak Dapat Uang

  • Bagikan


 

Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu menganiaya anaknya viral di media sosial. Peristiwa penganiayaan itu disebutkan terjadi di Simpang Charitas, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam video tersebut, anak itu terlihat dipukul oleh seorang wanita yang belakangan diketahui adalah ibu kandungnya, RO. Pemukulan itu direkam seseorang dan diunggah hingga viral di media sosial.

Polisi yang mendapat informasi kemudian melakukan penyelidikan. Terduga pelaku pemukulan telah diamankan. “Setelah kita selidiki ternyata kejadian itu benar benar, pelakunya saat ini sudah kita amankan,” kata Kanit PPA Polrestabes Palembang, AKP Pipin Sumailan, dimintai konfirmasi soal video viral itu, Senin 11 Oktober 2021.

Dijelaskannya, peristiwa itu terjadi di Jalan Sudirman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, pada Sabtu malam, 9 Oktober 2021. Menurut Pipin, penganiayaan diduga berawal saat RO menyuruh korban yang merupakan anak kandungnya untuk mengamen atau meminta-minta uang kepada pengguna jalan. Dia menyebut si anak diduga tidak mendapat uang sehingga dipukul.

“Diduga tak ada yang memberikan korban uang saat meminta-minta, korban kembali mendekati pelaku, karena kesal korban tak mendapatkan uang, pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kanan hingga mengenai bagian muka korban,” kata Pipin.

RO ditangkap di kediamannya setelah mendapat keterangan dari saksi-saksi di lokasi. Dijelaskan Pipin, RO diamankan dengan sejumlah barang bukti. “Pelaku pernah dilakukan rehabilitasi di BNN dan Dinas Sosial Provinsi Jambi selama 3 bulan dalam perkara atau pecandu narkoba,” kata Pipin.

Selain itu, polisi juga meluruskan kabar soal RO yang meminta setoran Rp 600 ribu ke korban setiap hari. Polisi menyebut pemeriksaan masih dilakukan. “Pernyataan itu tidak benar,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi.

Polisi juga masih melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap RO. Dia mengatakan RO sering ngamuk di rumah. “Kita masih periksa kejiwaannya (pelaku). Karena informasi dari orang tua pelaku, pelaku ini suka ngamuk-ngamuk di rumahnya,” kata Tri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *