Egy Maulana Vikri Anggap Gol Perdana Di Timnas Indonesia Sebagai Bonus | Bolaindo

  • Bagikan



Winger timnas Indonesia Egy Maulana Vikri menganggap gol perdananya bersama skuad senior sebagai bonus, karena lebih mementingkan kemenangan tim yang membuat mereka tampil di putaran akhir kualifikasi Piala Asia 2023.

Egy membuka keunggulan timnas senior ketika mengalahkan Cina Taipei 3-0 pada pertandingan leg kedua play-off babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Chang Arena, Thailand, Senin (11/10) malam WIB.

Gol yang dicetak pada menit ke-26 itu diciptakan Egy melalui tendangan melengkung kaki kiri dari sisi kanan serangan yang tak bisa dijangkau kiper Shih Shin-an.

Egy merasa senang bisa mencetak gol perdananya di kelompok senior. Namun ia menilai gol itu tidak terlalu penting, karena ia lebih mengedepankan kemenangan skuad Garuda yang membuat mereka masih mempunyai harapan berangkat ke Tiongkok pada tahun 2023.

“Buat saya, tidak masalah siapa pun yang mencetak gol. Hal paling penting adalah tim bisa memenangkan pertandingan. Ini bukan [panggung] satu pemain, tapi tim keseluruhan,” ujar penggawa klub Slowakia, FK Senica, tersebut.

“Saya merasa senang, tapi saya sebetulnya mendapatkan banyak peluang. Buat saya, ini hanya sekadar bonus. Seperti yang saya bilang, kemenangan lebih penting dibandingkan gol.”

Egy menambahkan, kemenangan itu berkat kerja keras seluruh pemain. Sejumlah kesalahan yang diperlihatkan pada leg pertama ketika memetik kemenangan 2-1 menjadi modal buat mereka menjalani laga tadi malam.

“Kami sudah bekerja keras bersama-sama. Kami berkaca dari pengalaman di pertandingan pertama. Saat latihan, tim pelatih telah memberi tahu apa yang harus kami lakukan agar lebih baik lagi, dan diterapkan di pertandingan,” ungkap Egy.

Pemain berusia 21 tahun ini selanjutnya memasang target lebih tinggi lagi. Egy menginginkan timnas senior berlaga di putaran final. Salah satu cara untuk mewujudkan ambisi itu adalah meraih hasil bagus di babak ketiga.

Indonesia akan bersaing dengan 23 negara lainnya untuk bersaing mendapatkan 11 tiket tersisa agar bisa tampil di putaran final. 13 tiket lainnya sudah diambil 12 negara yang berlaga di babak final kualifikasi Piala Dunia 2022, serta Tiongkok sebagai tuan rumah.

“Kami senang, karena bisa mengikuti arahan yang diinginkan pelatih, kami mendapatkan poin (kemenangan), dan melangkah ke babak berikutnya. Kami ingin lebih jauh lagi, karena ini masih langkah awal kami,” imbuh Egy.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *