Berbagi Tugas Wujudkan Transportasi Massal di Gerbangkertosusila

  • Bagikan
alexametrics


TOPNEWS.MY.ID – Pemkot Surabaya mendukung penuh pengembangan transportasi massal di wilayah Gerbangkertosusila. Termasuk rencana trem otonom Surabaya–Bangkalan.

Itu dilakukan sebagai upaya percepatan pembangunan untuk mendukung Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan, Kawasan Bromo–Tengger–Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, percepatan pembangunan Gerbangkertosusila akan dikoordinasikan oleh Pemprov Jatim karena meliputi sejumlah kabupaten/kota di bawah naungan provinsi. ’’Maka, tentu (pengembangan Gerbangkertosusila, Red) kita support penuh,’’ jelas Eri Selasa (12/10).

Berdasar hasil koordinasi dengan pemprov, ketujuh daerah akan dipasrahi berbagai tugas. Bergantung daerah masing-masing.

Semua kepala daerah di wilayah itu akan duduk bersama. ’’Nanti kan dibagi Surabaya lapo, Sidoarjo, Gresik, Bangkalan ngapain. Itu akan dikoordinasikan,’’ kata Eri.

Yang pasti, sambung Eri, kawasan Gerbangkertosusila adalah bagian dari Surabaya Raya yang tidak terpisahkan. Sebab, daerah-daerah tersebut saling terkoneksi. ’’Jika nanti ada percepatan, terutama untuk transportasi massal, kita akan support penuh,’’ sambungnya.

Termasuk dengan rencana pembangunan trem otonom yang akan melintasi sejumlah koridor di Kota Pahlawan. Angkutan massal itu direncanakan akan menghubungkan sejumlah titik di Surabaya menuju Bangkalan. Sejumlah rute yang dilalui pun sudah ditentukan tim peneliti.

Pembangunan autonomous rail transit (ART) akan memiliki multiplier effect. Perekonomian Kota Surabaya akan bergerak. Demikian juga daerah-daerah penyangga di sekitarnya. Investasi akan tumbuh dan kegiatan ekonomi, termasuk UMKM yang dilalui jalur transportasi massal, pun menggeliat. ’’Kota-kota penunjang akan bergerak. Kalau sudah bergerak semuanya, Surabaya Raya menjadi wilayah yang hebat,’’ tegas mantan kepala Bappeko Surabaya itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Hendro Gunawan menambahkan, rencana pembangunan trem otonom Surabaya–Bangkalan sudah melalui pembahasan di Pemprov Jatim. Bahkan, pembahasan sudah difinalkan untuk penyediaan transportasi massal. ’’Tentunya nanti tetap komunikasi dengan pemerintah pusat,’’ jelas Hendro.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *