Baim Wong Klarifikasi Sebut Dipepet dan Diteriaki, Kakek Suhud Menangis: Motor Saya Jadul Mbak

  • Bagikan


Buka suara, Kakek Suhud mengatakan bahwa klarifikasi Baim Wong tidak benar. Disebut pepeti motor dan meneriakinya, kakek 70 tahun ini mengaku bahwa motornya sudah tua dan ringkih.

Seperti yang kita ketahui, aktor dan YouTuber Baim Wong kini tengah menjadi sorotan netizen se-Indonesia karena salah satu kontennya. Dia diketahui menegur seorang kakek yang meminta bantuan dengan menawarkan dagangannya.

Dihujat netizen, Baim Wong pun melakukan klarifikasi melalui story di akun Instagram pribadinya. Ia mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi ketika ia bersama Kiano sedang jalan-jalan keluar rumah sakit pasca Paula melahirkan.

Ayah dua anak ini menjelaskan bahwa seorang pria mendekatinya. Pria tersebut merupakan kakek Suhud yang disebut terus menempel dengan motornya. “Kita lagi jalan dan dia mepet. Dan itu bahaya banget ya saya lagi bawa anak lagi,” kata Baim Wong.

Baim Wong Sebut Kakek Suhud Meneriakinya

Dalam klarifikasinya, Baim Wong juga mengatakan bahwa kakek Suhud tiba-tiba minta uang kepadanya. Hal ini tampaknya membuat suami Paula Verhoeven tersebut geram.

Dia meminta netizen untuk merasakan jika berada di posisinya kala itu.

“Dia tiba-tiba minta uang sama saya. Duh ampun. Kalau misalkan bossque ada di posisi saya waktu itu. Mungkin akan presepsi beda banget sih melihat kejadian ini,” lanjutnya sambil tersenyum.

Baim Wong juga mengaku tak senang dengan cara bicara Kakek Suhud saat meminta bantuan. Baim pun berusaha untuk berbicara baik-baik dengan kakek Suhud. Setelah itu ia kembali pergi.

Baca Juga: Klarifikasi Baim Wong yang Tuduh Kakek Suhud Mengemis, Tersenyum dan Tak Menyesal

“Waktu itu saya gak marah kok. Saya bilang, pak bukan dengan cara seperti ini ya. Saya bilang jangan. Gak baik. Dan itu gak marah-marah.”

Baim juga mengungkapkan bahwa setelah pergi sehabis menegur, Kakek Suhud masih mengikuti Baim dan berteriak “Baim. Minta uang, Im!”

Melali anak-anak dan kerabatnya, Kakek Suhud pun mengaku sudah membaca dan melihat klarifikasi dari Baim Wong. Dia mengungkapkan bahwa apa yang dikatakan ayah dua anak ini tidak benar.

Kakek Suhud mengakui bahwa dia menghampiri Baim Wong karena mengenal citranya sebagai sosok yang suka menolong.

“Saya tau ini pak Baim Wong yang suka nolong-nolong orang. Saya susul, tapi agak lama. Dia sudah sampai (berhenti) baru saya datang,” ungkapnya.

“Dia cerita yang bukan-bukan, katanya saya mepet dia. Sedangkan saya kan motornya jadul, mba,” kata Kakek Suhud.

Minta bantuan untuk membeli buku-buku jualannya, kakek 70 tahun ini mengatakan bahwa Baim Wong malah meledeknya dengan memberikan uang kepada diver ojol dihadapannya.

“Akhirnya saya diam aja tuh. Terus dia ngeledek saya, orang ojol dipanggil dikasih duit tuh berapa gak tau saya. Saya diam aja,” lanjutnya.

“Di belakang tau-tau ada timnya bawa-bawa kamera. Saya juga heran, kok tadi waktu pak Baim bilang saya mepet-mepet motornya, mana mungkin motor gede dipepet sama motor jadul begitu.”

Tak hanya itu, Kakek Suhud juga mengatakan bahwa dia tidak secara tiba-tiba meminta duit kepada Baim Wong.

“Dan saya juga gak bilang ‘Minta duit dong!’ gak mungkin. Saya orang tua, demi Allah, saya kan orang Islam habis sholat Jumat.”

Selain motor jadul, Nikita Mirzzani pun menambahkan bahwa kaki Kakek Suhud sedang dalam pengobatan karena sakit dan pengapuran.

“Bapa ini juga kalau dibilang Baim ngejar-ngejar gak masuk akal juga. Pertama motornya Baim besar sekali cc-nya. Motor bapa juga bukan motor baru ya?” kata Nikita Mirzzani.

“Bapa ini juga jalannya kurang bagus. Jadi kalau dibilang Baim Wong tadi ngejar-ngejar mepet-mepet itu tak masuk akal. Jadi bapa ini juga jalannya terbata-bata” tambahnya.

Meski begitu, dia mengaku sangat bersyukur karena dagangannya tiba-tiba saja dibeli oleh seseorang sebelum pulang sampai ke rumah.

Kakek Suhud juga mengaku akan memaklumi jika Baim menolak permohonan bantuannya secara halus.

Usai menjelaskan kronologinya, Kakek Suhud pun menangis. Dia mengaku banyak yang menawarinya bantuan hukum namun tak tega kepada anak-anaknya karena masalah yang berlarut-larut tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *