Sempat Ditolak Cewek Gara-Gara Wajah Buluk dan Tinggal di Gubuk, Perubahan Pria Ini Bikin Pangling!

  • Bagikan


Platform TikTok kini menjadi aplikasi yang semakin banyak menjadi tempat curhat para netizen. Dengan tontonan hanya beberapa detik, mereka menyuguhkan video disertai lagu dan cerita yang dibuat dalam bentuk teks-teks singkat.

Seperti sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pemuda dengan penampilan tampan yang mengaku pernah ditolak wanita lantaran parasnya.

Tak hanya itu, ia juga mengaku beberapa wanita mengejek tempat tinggalnya yang tampak seperti gubuk. Ejekan di masa lalu itu membuatnya merasa trauma. Hingga dia memutuskan untuk memperbaiki diri dari pada terus menerus menyalahkan keadaan.

Video tersebut diunggah akun TikTok @ade.niczar. Dia mengaku pernah menyukai seorang wanita namun justru ditolak mentah-mentah. Dia merasa penolakan itu terjadi karena wajahnya yang masih terlihat buluk.

“ Nyatain cinta ke cewek tapi malah diludahi, ditolak dan dipermalukan. Aku ditolak cewek sampe diludahi gara2 burik,” tulisnya dalam keterangan video.

Tak hanya itu, ia juga diejek karena tinggal ditempat yang terlihat seperti gubuk.

“ Dia mengejek karena rumahku yang gubuk,” lanjutnya kembali.

Segala penolakan dan hinaan itu pun membuatnya merasa trauma. Ia tak menyangka jika pernah dipermalukan oleh wanita yang disukainya itu. Namun, seiring waktu ia mulai tersadar tak baik jika terus menerus menyalahkan keadaan. Pemuda itu pun memilih untuk memperbaiki diri.

“ Itu membuat trauma. Lebih memilih memperbaiki diri,” ungkapnya lagi.

Usaha dan kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Kini, dirinya justru diincar banyak wanita karena parasnya begitu tampan.

Unggahan itu juga membuat warganet terkagum. Tak sedikit yang ikut memberikan semangat dan dukungan padanya.

“ Bismillah, tetap semangat kk soalnya kita sama di mata Allah dan Allah tau mana yg sabar,” tulis Nurfajriani03.

“ Ttp semangat kk, biarin aja orang mw bilang apa, kenyataannya sekrang kk ganteng,” tulis tititik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *