Kisah Benjamim Mendy, Pemain Man City yang Mendekam di Penjara Gara-gara Perempuan

  • Bagikan
10 Pesepakbola yang Pernah Didakwa Kasus Pidana


“Seperti kata pepatah. Harta, tahta, dan wanita.”

TOPNEWS.MY.ID – Kata sebuah pepatah yang populer, ada 3 hal yang dapat menjerumuskan hidup manusia : harta, tahta, dan wanita.

Dan pepatah itu, terutama kata yang terakhir, dirasakan benar adanya oleh pemain Manchester City, Benjamin Mendy harus merasakan hangatnya jeruji besi karena ulahnya terhadap seorang wanita.

Pemain yang berposisi sebagai bek itu telah ditahan selama tujuh pekan lamanya 
tepatnya dari Oktober 2020 hingga Agustus 2021, di HM Prison Altcours, Mendy dituduh melakukan pemerkosaan dan kekerasan seksua terhadapl tiga wanita berbeda, dan salah satunya masih berada di bawah18 tahun. 

Setelah kasusnya mencuat Manchester City tak main-main dengan langsung menskors pemain asal Prancis itu. Bahkan seluruh penjualan jersey Mendy di Official Store The Citizens sudah ditiadakan.

10 Pesepakbola yang Pernah Didakwa Kasus Pidana

Selama proses itu, Mendy telah menjalani proses persidangan. Menurut laporan dari The Sun, Mendy mengajukan beberapa kali permohonan pembebasan, tetapi semuanya ditolak oleh pengadilan

Terakhir, belum lama ini permohonan atau banding nya ditolak pengadilan Chester Crown, Inggris, yang dipimpin oleh Hakim Patrick Thompson.

Atas kasus yang menjeratnya, pemain berusia 27 tahun itu tak bisa berbuat apa-apa lagi, mungkin ia harus merefleksikan kembali kehidupannya, selagi menunggu sampai sidang putusan kasusnya dimulai pada 24 Januari 2022 mendatang.

Mendy sendiri bergabung dengan Manchester City pada 2017 dari AS Monaco. Sejak menetap di Etihad Stadium, sang pemain telah mencicipi beberapa trofi, diantaranya tiga trofi Liga Premier Inggris, dua Piala Liga dan Community Shield.

Namun kali ini Mendy harus merasakan bagaimana rasanya trofi ‘kehidupan’ di penjara segalanya mungkin terasa lebih buram dan hidup sepenuhnya berbeda.

Semoga Mendy mampu mengambil hikmah dari semua kejadian ini.

(gigih imanadi darma/gie)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *