Alasan Minyak Gosok Tetap Eksis untuk Atasi Pegal

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Masyarakat Indonesia tentu sudah tak asing lagi dengan minyak gosok atau oles. Minyak ini dipercaya bisa membuat tubuh terasa lebih rileks.

Konon, minyak gosok berasal dari pengobatan tradisional Tiongkok. Sesampainya di Indonesia, pengobatan ini mengalami perubahan dengan menggunakan rempah-rempah dan tanaman obat yang ada di nusantara, seperti cengkeh, sereh, daun lada, jahe,  temulawak, bawang, daun sirih, kunyit dan kayu putih. 

Sejak zaman dulu minyak gosok kerap diandalkan untuk mengatasi pegal dan nyeri. Dan setiap kali dioleskan dengan minyak ini, tubuh akan terasa rileks. Mengapa demikian?

Ternyata minyak gosok mengandung cajuput oil, yang memiliki senyawa aktif cineole. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Evidence Based Complement Alternative Medical, senyawa ini dapat memengaruhi sistem saraf pusat dengan meningkatkan produksi serotonin.

Seperti diketahui, serotonin adalah hormon yang memengaruhi suasana hati, membuat menjadi lebih senang dan tenang. Tak hanya itu saja, kandungan cajuput oil juga mampu menghangatkan tubuh. Efek inilah yang memungkinkan rasa sakit menjadi berkurang dan tubuh menjadi rileks. 

“Biasanya kan obat gosok itu bersifat menghangatkan. Nah, kandungan di dalamnya yang memberi rasa hangat dapat membuat pembuluh darah melebar dan rileks sehingga rasa nyeri bisa berkurang. Tapi sifatnya hanya sementara,” ujar dr Ade Sri Wahyuni, SpRM, dikutip TOPNEWS.MY.ID pada Selasa, (12/10/2021). 

Namun, perlu diperhatikan bahwa minyak gosok tidak bisa menyemnbuhkan penyakit. Dokter Ade menegaskan bahwa minyak gosok hanya mengurangi rasa sakit saja, dan itu hanya bersifat sementara.

Tak jauh berbeda dengan pernyataan dr Ade, Koordinator Klinik Saintifikasi Jamu Hortus Medicus Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Danang Ardiyanto pun menjelaskan bahwa minyak gosok tidak bisa menyembuhkan penyakit. Minyak ini hanya membantu gejala meringankan gejala, seperti batuk dan pilek, dan pegal atau nyeri. 

Adapun ragam minyak gosok adalah minyak tawon, minyak telon, minyak kutus-kutus, minyak kayu putih, minyak kasturi dan minyak gandapura. Semuanya ternyata memiliki khasiat dan fungsinya masing-masing, tergantung bahan yang digunakan.[]



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *