BREAKING NEWS – Anies Baswedan Selesai Diperiksa KPK Soal Kasus Munjul



JAKARTA, TOPNEWS.MY.ID – Penyidik KPK mengagendakan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur, Selasa (21/09) hari ini.

Selain Anies, Ketua DPRD Prasetyo Edi juga ikut dipanggil.

Baca Juga Anies Baswedan Pastikan Penuhi Panggilan KPK untuk Jadi Saksi Dugaan Korupsi Tanah Munjul di

Anies Baswedan dan Prasetyo Edi akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka YRC.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan, pemanggilan ini atas dasar kebutuhan penyidikan.

Saat ini penyidik terus melengkapi berkas perkara YRC, dalam dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul yang diperuntukkan untuk program rumah DP nol rupiah.

Dari temuan KPK, negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp152,2 miliar.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akan memenuhi panggilan KPK, terkait kasus pengadaan lahan Munjul, di Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Meski demikian ia mengaku belum mengetahui detil pemeriksaan yang akan dilakukan pada hari ini, 21 September 2021.

Pemanggilan ini atas dasar kebutuhan penyidikan dari KPK.

Pengadaan tanah Munjul Cipayung, Jakarta Timur sedianya diperuntukkan bagi program rumah DP Rp0 yang dibuat Pemprov DKI bagi warga yang belum memiliki rumah.

KPK menemukan adanya kerugian negara Rp152 miliar lebih, dalam pengadaan tanah yang dilakukan dua perusahaan rekanan Pemprov DKI.

Tiga tersangka telah ditahan KPK dalam kasus ini.

Artikel ini bisa dilihat di :

Sahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV.

Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.TOPNEWS.MY.ID

Media sosial Kompas TV:
Facebook:
Instagram:
Twitter:
LINE:

https://www.youtube.com/watch?v=G5Bio5zIhXs

Respon (41)

  1. Janji DP rumah nol persen,,benar mau memberikan atau kasih tidak…mana janji manis mu,ketika sudah terpilih..sampai saat ini ada yang belum dapat…program dp rumah nol persen,,dimana lokasi nya..??

  2. Sebelum terpilih,pernah berjanji kepada masyarakat Jakarta…janji nya Dp rumah nol persen….beneran apa bohongan yach…kasihan orang tua umur 70tahun,,dibohongin…tidak akan berkah

  3. Harusnya yang wajib didemo adalah kekayaan pejabat2 yg naik sampai
    puluhan miliar selama pandemi, suruh buktikan kalo memang punya bisnis
    yg bisa menghasilkan puluhan miliar selama 1 tahunan baru silahkan yang
    dugaan tapi yang pasti2 mencurigakan itu didemo untuk diperiksa kpk

  4. Gak perlu beropini ,,tinggal tunggu aja kalau emang bersalah ya bakalan ditangkep ,,kalau gak salah ya bakalan bebas ,,, mau senyum atau enggak itu gak ada efeknya ,,, dinikmati saja dan dilihat hasil akhirnya ….bravo kpk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *