Dikritik Soal Pemain Muda, Ini Jawaban Eduardo Almeida | Bolaindo

  • Bagikan



Eduardo Almeida menjawab kritikan terhadap pemain usia muda Arema FC yang tak kunjung tampil hingga pekan ke-3 kompetisi Liga 1 musim ini.

Jika mengacu pemain muda hasil orbitan akademi, kritikan itu cukup tepat sasaran. Faktanya, baru 4 dari 6 pemain akademi klub yang masuk ke dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) Arema FC.

Mereka diantaranya adalah Achmad Figo (bek), Hamzah Tito (striker), Iqbal Fais dan Bramntio Ramadhan (gelandang). Sedangkan 2 nama lain belum pernah masuk DSP.

Eduardo lantas menjawabnya dengan objektif. Dia bahkan bertanya balik motivasi apa yang diusung perihal kritikan tersebut.

“Pemain muda? Jika saya mainkan mereka kemudian tim ini tidak menang, pasti ada pertanyaan lagi. Kenapa tidak menurunkan pemain senior?”, tukas Eduardo.

Kritikan itu sendiri muncul akibat kekalahan 1-2 yang diderita Arema FC saat melawan PSS Sleman (19/9/21). Sebelum itu, Arema juga meraih hasil tak maksimal dengan skor imbang 1-1 kontra PSM Makassar dan Bhayangkara FC.

Eduardo pun bingung dengan mencuatnya kritikan itu. Padahal, dia sudah memberikan menit bermain terhadap pemain muda yang ada di skuat tim Singo Edan.

“Saya sudah mainkan (Muhammad) Rafli dan Feby (Eka Putra). Mereka berusia 22 dan 23 tahun,” beber Pelatih Arema FC asal Portugal itu.

Sebenarnya, dia juga bukan pelatih berkarakter anti kritik dan sebagainya. Namun menurut Eduardo, ada baiknya kritikan kepada dia muncul dengan data dan fakta, maupun konteks yang jelas.

“Saya cukup bingung terhadap maksud pemain muda dari kritikan itu,” pungkas eks Pelatih Semen Padang tersebut. (indosport)

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *