Analisis Penampilan Jadon Sancho Di Man United, 2 Tembakan 0 Assist

  • Bagikan
Pesona 6 Wasit Wanita Terseksi di Dunia


“Harganya mahal, tapi penampilan di awal musim liga masih belum layak dibanggakan.”

TOPNEWS.MY.ID – Jadon Sancho bergabung dengan Manchester United pada 23 Juli 2021 dari Borussia Dortmund. Pemain sayap berusia 21 tahun itu langsung menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Setan Merah.

Saat datang, harapan besar dibebankan kepada jebolan Manchester City itu. Sebagai salah satu pemain muda Inggris yang diharapkan bersinar di masa depan, Sancho dianggap memiliki kemampuan luar biasa untuk menjadi penentu kemenangan timnya di Liga Premier.

“Old Trafford akan memberinya platform yang dia butuhkan untuk melepaskan bakatnya yang belum dimanfaatkan dan tampil di level tertinggi,” kata Ole Gunnar Solskjaer setelah MU membayar 73 juta pounds untuk mendatangkan Sancho dari Borussia Dortmund, dilansir goal.com.

Namun, dua bulan berlalu, harapan itu ternyata berlum bisa diwujudkan Sancho. Sejauh ini dia sudah bermain pada enam pertandingan Liga Premier. Hasilnya, dia belum mencetak gol dan tanpa satupun assist. 

Sancho sangat di percaya pelatihnya dengan tetap diturunkan bermain  dalam enam penampilannya sejauh ini. Sayangnya hanya ada sedikit bukti dari janji-janji yang dipenuhi. Akhirnya, Sancho harus bersabar berada di bangku cadangan melihat Cristiano Ronaldo yang langsung moncer sesaat setelah bergabung kembali ke Old Trafford.

“Dia akan baik-baik saja. Dia sudah di klub apa, dua bulan? Ada banyak perubahan, pemain baru datang ke klub. Beri anak ini waktu istirahat,” ujar Roy Keane kepada Sky Sports.

Pesona 6 Wasit Wanita Terseksi di Dunia

“Dia masih mempelajari keahliannya. Dia masih pemain muda dengan harapan besar. Dia datang ke klub baru tempat dia pasti tidak akan menjadi bintang. Dia akan segera menunjukkan kemampuannya. Tapi, dia harus beradaptasi dengan semua itu. Beri dia kesempatan,” tambah legenda MU itu.

Uniknya, Solskjaer bersikeras bahwa itu adalah keputusan terbaik untuk meninggalkan Sancho di bangku cadangan untuk sementara waktu sebelum ditampilkan di babak kedua melawan West Ham United. Dia juga dikorbankan sebelum babak pertama melawan Young Boys setelah kartu merah Aaron Wan-Bissaka.

Data mentah dari enam pertandingan pertamanya tentu tidak menjadi bacaan yang bagus. Dia hanya berhasil melakukan dua tembakan ke gawang. Keduanya melawan Newcastle United. Dia juga hanya menciptakan tiga peluang mencetak gol untuk rekan satu timnya.

Mengapa itu terjadi? Ketika Sancho akhirnya tiba di tempat latihan MU di Carrington setelah kembali dari Euro 2020, dia melakukannya setelah melewatkan kamp pelatihan terakhir karena sakit.

Dapat dipahami bahwa staf klub merasa kebugaran Sancho tidak berada pada level yang bisa langsung masuk ke pertandingan pertama musim ini melawan Leeds United,. Tapi, dia malah dimasukkan ke bangku cadangan untuk pertandingan pembuka Liga Premier.

Selain faktor internal, kedatangan Ronaldo bisa dilihat sebagai berkah sekaligus kutukan bagi pemain seperti Sancho. Tidak ada keraguan seberapa besar kembalinya Ronaldo ke klub. 

Karena itu, Solskjaer memiliki tugas yang sulit untuk mencoba menjaga perdamaian diantara enam penyerang terbaiknya ketika hanya tiga tempat yang tersedia. “Dia belajar sepanjang waktu,” kata Solskjaer.

“Dalam pelatihan dia mempelajari metode kami, dia belajar Liga Premier dan tentu saja dia sudah tahu Liga Champions sejak berada di Dortmund. Dia masih muda, dia baru berusia 21 tahun, dan dia akan berkembang,” ungkap pelatih berkebangsaan Norwegia tersebut.

Musim lalu, Sancho tidak mencetak gol dalam 11 penampilan pertamanya di Bundesliga. Dia mencetak gol liga pertamanya pada awal Januari 2021. Tapi, setelah itu Sancho menjadi pemain yang menentukan dan akhirnya terpilih menjadi salah satu pemain Inggris di Euro 2020.

(atmaja wijaya/anda)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *