BTS Tampil Kembali Di Majelis Umum PBB Sebagai Duta Kebaikan Global

  • Bagikan
BTS Tampil Yang Ketiga Kali Di Majelis Umum PBB Sebagai Duta Global Untuk Kebaikan


Posted on: 09/21/21 at 12:00 pm

BTS di depan kantor PBB (Foto: dok. Big Hit).

BTS memang tidak pernah luput dari pemberitaan. Pada bulan September 2018, sang juru bicara BTS, Kim Namjoon dari BTS (atau lebih dikenal dengan nama panggung RM) berdiri di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan menyampaikan pidato dalam kemitraan dengan UNICEF.

Baca juga: BTS & UNICEF Kampanye LOVE MYSELF, Sebar Cinta & Stop Kekerasan

Cowok berusia 24 tahun itu berpidato sambil memegang kartu catatan dengan tangan gemetar. Pidatonya dalam bahasa Inggris, dan pemimpin boyband K-pop beranggotakan tujuh orang itu menyimpulkan dengan mengatakan: “Saya memiliki banyak kesalahan dan saya memiliki lebih banyak ketakutan. Tetapi saya akan memeluk diri saya sendiri sekuat yang saya bisa. Dan saya mulai untuk mencintai diri sendiri secara bertahap, hanya sedikit demi sedikit. Siapa nama kamu? Bicaralah sendiri”.

Hal-hal telah sedikit berubah sejak saat itu. BTS kembali berpidato di PBB secara virtual pada tahun 2020 dengan semua anggota memberikan sambutan hampir seluruhnya dalam bahasa Korea.

Pidato BTS Di PBB Tahun 2021

Dan baru-baru ini, pada hari Senin, 20 September, ketujuh anggota BTS (RM, Jin, Suga, J-Hope, V, Jimin, dan Jungkook) berbicara di depan Majelis Umum PBB secara langsung. Dan dalam bahasa asli mereka melalui penerjemah.

Pidato tahun 2021 ini juga sangat berbeda karena pengenalan BTS muncul dari Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, yang baru-baru ini menunjuk BTS sebagai Utusan Kepresidenan Khusus untuk Generasi dan Budaya Masa Depan. “Pembicara berikutnya ke podium (adalah) mungkin artis yang paling dicintai oleh orang-orang di seluruh dunia,” katanya. Deskripsi yang sulit dibantah ketika hampir 1 juta orang menonton live streaming di seluruh dunia untuk menyaksikan ucapan-ucapan dari tujuh pemuda tampan tersebut.

Pidato tersebut membahas tentang tantangan pandemi, kemiskinan, perjuangan anak muda masa kini, dan memerangi perubahan iklim. Para anggota BTS juga menyebutkan pentingnya divaksinasi dengan J-Hope yang mengonfirmasi bahwa ketujuh anggota telah menerima vaksin Covid-19 sebelum melakikan perjalanan internasional. J-Hope mendorong para BTS ARMY untuk membuat trend #ARMYVaccinatedToo di Twitter. Setelah J-Hope menggambarkan vaksin sebagai “tiket untuk bertemu penggemar”. Kemudian V menutup pidatonya dengan nada penuh harapan: “Menurut kami hari kita bisa bertemu lagi (secara) tatap muka tidak jauh lagi”.

Penampilan Ketiga Di Majelis Umum PBB

Mungkin ada orang-orang yang merasa meremehkan gagasan grup seperti BTS yang mendapat tempat terhormat yang sah di pertemuan seperti PBB. Sepertinya mereka hanya tidak memperhatikan: melihat melampaui fakta bahwa ini adalah penampilan ketiga grup tersebut di Majelis Umum PBB. Grup ini juga telah menghabiskan delapan tahun terakhir berfokus pada bertindak sebagai perwakilan suara bagi anak-anak muda di dunia, dan audiens mereka pun tumbuh bersama mereka. Meskipun terbukti berkali-kali bahwa BTS ARMY terdiri dari orang-orang dengan demografi usia, gender, dan negara asal, audiens mereka sebagian besar terdiri dari generasi milenial dan generasi Z.

RM menunjukkan bahwa demografi anak muda ini disebut sebagai “generasi yang hilang” karena pandemi Covid-19. Karena begitu banyak orang yang dirampas pengalaman hidupnya dalam saat-saat yang penting. BTS juga tidak kebal terhadap masalah tersebut. Pernyataan mereka termasuk menyebutkan tur dunia yang dibatalkan yang seharusnya mereka mulai hanya beberapa hari sebelum penutupan semua tempat pertunjukan terjadi. Terlepas dari komitmen mereka untuk terus maju dengan optimisme, para anggota BTS juga rentan dalam membahas perasaan depresi dan kecemasan yang merajalela selama masa stagnasi ini.

Baca juga: BTS Diundang Oleh WHO Untuk Bergabung ke World Health Assembly

Generasi Yang Menyambut

Namun, seperti biasa, para Bangtan Boys telah memilih untuk membingkai perjuangan ini melalui lensa positif. “Kami berpikir bahwa alih-alih ‘generasi yang hilang’, nama yang lebih tepat adalah ‘generasi yang menyambut’. Karena alih-alih takut dengan perubahan, generasi ini mengatakan, ‘Selamat datang!’ dan terus maju,” kata Jin.

Setelah sambutan mereka, boygroup itu membagikan video penampilan pra-rekaman dari lagu No. 1 mereka yang asyik, ‘Permission To Dance’. Video ini menunjukkan adegan mereka bergerak melalui Aula Majelis Umum dan ke lobi sebelum bergabung dengan penari cadangan di halaman. Sungguh luar biasa bahwa pertunjukan di luar ruangan bisa dirahasiakan. Karena tampaknya difilmkan di kantor PBB yang berlokasi di New York City, AS selama akhir pekan. Selamat menikmati videonya.

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *