Update Ngobras Apresiasi Proposal Film Terpilih Kompro – TOPNEWS.MY.ID

  • Bagikan


Bagi yang mengikuti Kompetisi Produksi Film Pendek dari Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru Kemdikbud tentunya telah menunggu-nunggu hasil pengumumannya.

Melalui online preskon tanggal 15 September 2021 kemarin , dengan dihadiri oleh Ahmad Mahendra (Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru), Gunawan Maryanto (Penulis/Aktor/Tim Juri) dan Ifa Isfansyah (Sutradara/Tim Kurator) maka disampaikan nama 10 proposal terpilih dari 50 proposal yang masuk.  Ini adalah babak berikutnya dari kurasi awal 352 proposal yang masuk dahulu.

Secara tegas disampaikan oleh Ahmad Mahendra, bahwa 10 proposal yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk memproduksi filmnya, dengan tentunya difasilitasi oleh direktorat yang dipimpinnya.

Namun menariknya adalah peserta lainnya, nanti akan juga tetap dapat mengikuti workshop-workshop yang ke depannya akan diadakan, dikarenakan mereka adalah aset dalam industri film.

Hal senada juga disampaikan oleh Ifa Isfansyah , setelah memperlihatkan sebuah video yang memutarkan keseriusan para tim kurator dalam memilih 10 proposal yang tahun ini bertemakan Dinamika Kebudayaan Indonesia.

Adapun 10  judul proposal yang terpilih adalah :

1.Ade: Ride To Nowhere, produksi Hore Production, Makassar;

2.Culas, produksi  Goodwork, Jakarta;

3.Gang Permai 2, produksi Historia Kreator, Pontianak;

4.Ibu Ora Sare, produksi Lab 162, Yogyakarta;

5.Jiwo, produksi Catchlight Pictures Indonesia, Yogyakarta;

6.Kabar Dari Kubur, produksi Kinovia X Childhood Gang, Tangerang;

7.Membicarakan Kejujuran Diana, produksi Kembang Layar Indonesia , Jakarta;

8.Pasukan Semut produksi Gertak Film, Pontianak;

9.Radio Pakcik Mahmud produksi Zettamind Studios, Pekan Baru;

10.  Rasa (H), produksi Kembang Gula, Solo.

Beberapa telah melakukan proses produksi dan sedang dalam proses post produksi.

Bagi yang belum mengetahui mengenai program tahunan ini, dapat mengikuti kabar terkininya, termasuk TOPNEWS.MY.ID lain program-program mendatang melalui sosial media ini 

Kompetisi Film Pendek adalah termasuk program tahun 2021 dalam bentuk kompetisi ide cerita dan pendukungan biaya produksi kepada pemenang kompetisi (sineas/komunitas film), untuk memproduksi film pendek fiksi dengan durasi 12 hingga 24 menit.

Dalam menyampaikan ide cerita, ternyata masih banyak yang beranggapan bahwa kebudayaan Indonesia, adalah terkait dengan hal-hal tradisonal belaka, padahal handphone sebagai representasi teknologi sebenarnya juga telah merupakan bagian dari sebuah kebudayaan

Masih ditunggu karya-karya lainnya , serta diharapkan akan lebih menjangkau wilayah lain yang lebih luas di masa depan. Hal optimis ini diyakini, karena tahun ini propsal yang masuk berasal dari beragam daerah di luar Jawa seperti Pontianak , Makasar , Pekan Baru dan lain-lain (TOPNEWS.MY.ID)

 



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *