Alasan Pelaporan Penyebar Hoaks Megawati Meninggal



JAKARTA, TOPNEWS.MY.ID – Di media sosial beberapa hari lalu beredar ucapan duka cita dari Palang Merah Indonesia DKI Jakarta untuk presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri.

Merespons unggahan ini, PMI DKI Jakarta langsung memberi bantahan. PMI DKI Jakarta menyebut unggahan itu adalah hoaks.

Pengurus dan staf PMI DKI Jakarta mengecam keras pihak yang membuat dan menyebarkan unggahan duka cita itu karena mencemarkan nama PMI DKI Jakarta.

Sebelumnya PDI Perjuangan juga membantah kabar bohong yang Megawati Soekarnoputri sedang sakit dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta.

Megawati bahkan hadir dalam acara pengarahan kegiatan sekolah partai PDI Perjuangan secara virtual.

Karena itu baik PMI DKI Jakarta dan PDI Perjuangan akan mempolisikan akun media sosial yang membuat dan menyebarkan berita bohong terkait Megawati Soekarnoputri.

Advokat senior yang juga kader PDIP Henry Yosodiningrat melaporkan sebuah akun YouTube dan TikTok ke Polda Metro Jaya.

Pelaporan dilayangkan setelah dirinya dicatut dan diedit dalam kabar bohong yang menyebutkan Megawati Soekarnoputri meninggal dunia.

Apa alasan pelaporan ini?

Simak pembahasannya bersama Henry Yosodingrat.

Artikel ini bisa dilihat di :

https://www.youtube.com/watch?v=seDTRvn9JcQ

Respon (45)

  1. Tidak enak dan makan prar pelaku prnyebar hoaxs itu, saya nyakin skrang benar2 gelisah kalau sdah ada pelaporan, makan tu natik daro hasilny bikin hoaxs, selamat menikmati smua menunggu endingny…….

  2. Ini gmn to Mega itu ya tidak ada apa" nya buat negara ini sajak kok di dewa" kan kecuali ayahnya memang udah terbukti pejuang mbok ya udah nanti kalau waktunya mati mesti mati sendiri

  3. Kami juga mengamati ada tayangan yg mencatut Hendri Yosodinengrat dalam statement itu Hendri mengatakan almarhum padahal penyebutan almarhum itu untuk menyebut orang meninggal seorang laki-laki, untuk penyebutan ibu megawati seharusnya jika itu faktanya terjadi semestinya almarhumah, jadi kami kira Chanel yg menayakan ini sangat guoblok dan ceroboh dan ini memang disengaja untuk menyesatkan audienšŸ™

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *