Heboh Muncul Iklan Video LGBT, Begini Cara Membuat Youtube Kids Aman untuk Anak

  • Bagikan
Heboh Muncul Iklan Video LGBT, Begini Cara Membuat Youtube Kids Aman untuk Anak


Mums sudah dengar belum? Media sosial lagi dihebohkan dengan kemunculan iklan video musik bernuansa LGBT yang muncul di dalam Youtube Kids, yaitu bagian dari aplikasi youtube khusus untuk anak-anak. 

 

Salah satu orang mengunggah munculnya iklan video musik berjudul “Aku Bukan Homo” yang muncul di konten anak. Namun, beberapa pengguna Youtube lainnya juga mengaku melihat iklan tersebut. 

 

Akibat hal tersebut, banyak orang yang melayangkan protes ke KPI, Kementerian Komunikasi dan Informatika, hingga ke Youtube itu sendiri. Berdasarkan berita terbaru, Kominfo telah memblokir video tersebut.

 

Kejadian ini banyak membuat orang tua khawatir, mungkin salah satunya Mums sendiri. Banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya Youtube Kids itu aman gak sih untuk si Kecil? Nah, supaya Mums enggak khawatir, baca penjelasannya di bawah ini ya, Mums!

 

Baca juga: Vertigo pada Anak dan Cara Mengatasinya
 

Apa Itu Youtube Kids?

Youtube Kids adalah salah satu platform video paling populer untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun. Seperti yang tertera di namanya, Youtube Kids adalah Youtube yang kontennya fokus khusus untuk anak-anak. 

 

Youtube Kids dibuat sebagai platform video yang mencoba menghilangkan tayangan kekerasan maupun yang tidak pantas dari jutaan video yang diunggah di Youtube, serta memberikan video-video pendidikan dan ramah anak. Youtube Kids juga menyediakan fitur kontrol yang bisa dimanfaatkan orang tua, misalnya batas waktu untuk browsing dan nonton video. 

 

Kenapa Youtube Kids Disukai Anak-anak

Mungkin Mums bertanya-tanya, kenapa ya si Kecil suka banget nonton Youtube Kids? Ini alasannya Mums:

  • Youtube Kids mudah digunakan oleh anak-anak.
  • Anak-anak suka pengulangan, sehingga mereka hanya perlu klik tombol untuk menonton kembali suatu tayangan, atau bahkan tidak perlu melakukan apapun jika videonya diset secara otomatis untuk putar ulang.
  • Youtube Kids memberikan anak sensasi kontrol terhadap apa yang mereka tonton dengan cara memberikan mereka akses kepada setiap jenis video. Kemampuan untuk memilih ini mungkin sesuatu yang tidak mereka miliki di area lain dalam kehidupan mereka.
  • Youtube Kids memberikan anak kesenangan menonton orang atau anak lain bermain game atau melakukan unboxing mainan.  

 

Baca juga: 7 Jenis Penyakit Mental Pada Anak yang Perlu Diwaspadai
 

Apakah Youtube Kids Aman untuk Anak?

Youtube Kids pada umumnya aman. Tapi masih ada sedikit kemungkinan anak bisa melihat konten-konten yang tidak pantas. Penelitian menunjukkan bahwa 27% video yang ditonton anak-anak berusia 8 tahun atau di bawahnya merupakan video untuk target audience yang lebih tua. Kebanyakan dari videonya adalah kekerasan. 

 

Youtube Kids adalah aplikasi di Youtube dan menggunakan algoritma untuk menyaring konten-konten dewasa dari Youtube Kids. Namun, tetap ada kemungkinan video yang tidak pantas bisa lolos dari algoritma tersebut. 

 

Bagaimana Membuat Youtube Kids Lebih Aman untuk Anak?

Begini Mums cara membuat Youtube Kids lebih aman untuk si Kecil:

  1. Tetapkan batasan waktu nonton: platform aplikasi dan streaming didesign supaya membuat anak kecanduan untuk menonton, namun anak-anak sendiri belum memiliki kontrol diri yang sempurna. Jadi, gunakan fitur batasan waktu Youtube Kids untuk menetapkan waktu batasan waktu nonton. Umumnya, anak-anak diberikan waktu nonton 30 menit sampai 1 jam. 
  2. Pilih mode ‘approved content only‘. Artinya konten yang muncul di Youtube Kids miliki anak hanyalah video-video dan channel yang sudah Mums pilih. 
  3. Block video yang tidak pantas.
  4. Ganti ke Youtube Kids Premium supaya tidak muncul ads. 
  5. Dampingi dan awasi anak ketika sedang nonton.

 

Baca juga: Jenis-jenis Toxic Parenting yang Perlu Diwaspadai

 

Sumber:

Qustodio. Is YouTube Kids safe for kids? Digital safety guide for parents.
Common sense media. Parents’ Ultimate Guide to YouTube Kids.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *