Protokol Kesehatan dan Kegiatan Ekonomi Diharapkan Berjalan Beriringan

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID – Dokter relawan Covid-19 Fajri Adda’I meminta, jika nanti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berakhir, tidak perlu lagi ada dikotomi TOPNEWS.MY.ID protokol kesehatan dengan kegiatan ekonomi. Karena keduanya tetap bisa berjalan bersamaan.

Dia mencontohkan, UMKM tetap bisa dilakukan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Begitu juga dengan aktivitas ekonomi lain seperti di pasar.

“Ekonomi tetap bisa berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Fajri dalam keterangannya, Rabu (28/7).

Fajri memahami kondisi ekonomi saat ini sulit. Namun kebijakan PPKM diambil semata untuk menghambat laju penularan.

Dia memberi gambaran jika 5-10 persen orang yang sakit Covid-19 perlu dirawat di rumah sakit. “Bayangkan ketika penularannya banyak, lalu ada 1 juta orang yang terpapar, maka rumah sakit akan penuh. Artinya, penularannya harus diputus,” ucap Fajri.

“Saya paham betul bahwa kondisinya sulit, tapi rumah sakit sempat penuh banget, terutama dua pekan lalu. Berapa pun jumlah rumah sakit tidak akan bisa terpenuhi karena penularan terlalu cepat, karena itu (penularannya) harus dihentikan,” imbuhnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : ARM, Muhammad Ridwan



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *