Madura United Terus Kejar Percepatan Pembangunan Training Ground | Bolaindo

  • Bagikan



Vakumnya kompetisi Liga 1 tak membuat Madura United berleha-leha. Manajemen klub berjuluk Laskar Sape Kerrap tersebut terus mengejar percepatan pembangunan training ground sehingga bisa digunakan tepat waktu saat kompetisi Liga 1 2021/2022 bergulir.

Stadion R. Soenarto Hadiwidjojo yang dulunya merupakan tempat pacuan karapan sapi disulap menjadi markas baru bagi Madura United. Pemugaran stadion ini telah berlangsung sejak akhir tahun lalu dan kini telah memasuki penanaman rumput.

“Khusus untuk persiapan lapangan latihan, terhitung sudah enam bulan. Nantinya di sini akan dibangun tiga lapangan dengan satu lapangan utama berstandar nasional dan dua lapangan mini soccer,” ujar direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ulhaq Abdurrahim, Selasa (27/7/2021).

Dengan perkembangan terkini, pria yang akrab disapa Habib tersebut optimis lapangan itu akan bisa digunakan saat Madura United mengarungi kompetisi musim ini. Seluruh latihan tim nantinya akan dipusatkan di Pamekasan.

“Harusnya September akhir sudah mulai bisa digunakan. Karena pada Agustus dengan percepatan pertumbuhan rumput mungkin sudah mulai rapat dan akan ada pemotongan awal (rumput),” jelasnya.

Penyediaan lapangan latihan mulai dikerjakan dengan serius oleh beberapa tim. Tak hanya Madura United, klub semisal Bali United dan Borneo FC juga menyiapkan hal serupa.

Lapangan latihan memang merupakan salah satu persyaratan utama dalam lisensi klub AFC. Pemenuhan hal ini diharapkan bakal memudahkan klub-klub tersebut untuk mendapatkan label klub profesional yang terus diperbarui setiap tahunnya.

Lengkapi Fasilitas Penunjang
Manajemen Madura United tak ingin setengah-tengah mewujudkan mimpi besar sang presiden klub, Achsanul Qosasi. Mereka memastikan akan membangun segala fasilitas pendukung agar tim terpenuhi segala kebutuhannya.

“Nantinya akan ada gym, spa dan kolam yang akan kami bangun di sini. Tapi setelah rumput kita akan beralih ke tempat duduk singlet seat dan lampu yang bisa digunakan untuk latihan malam. Untuk lampunya sendiri sekitar 400 lux,” ungkap Habib.

Namun, pria asal Pamekasan tersebut menyebut stadion itu akan dibangun setahap demi setahap. Sebab, manajemen juga harus memperhatikan kondisi keuangan klub.

“Soal biaya kami masih belum bisa sampaikan karena ini masih menjadi beban klub untuk pembiayaannya. Baru nanti akan ada perhitungan biaya. Tetapi memang masih banyak perencanaan yang harus kami kerjakan,” tandasnya. (bola.com)

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *