Masjid Agung Al-Kautsari Al-Aziziyah, Syiar Agama di Pulau Seribu Masjid

  • Bagikan
Masjid Agung Al-Kautsari Al-Aziziyah, Syiar Agama di Pulau Seribu Masjid


TOPNEWS.MY.ID Puau Lombok memiliki beberapa destinasi wisata religi terutama masjid yang jumlahnya tidak bisa dibilang sedikit. Menurut beberapa keterangan, Pulau Lombok memiliki sedikitnya 5400 masjid. Hal tersebut membuat Lombok dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid.

Mayoritas penduduk Lombok adalah beragama Islam. Berbagai bangunan ibadah dari yang megah, sederhana hingga masjid yang usianya sudah sangat tua menghiasi Pulau tersebut. Salah satu masjid dengan kemegahan dan keindahan yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung yaitu Masjid Agung Al-Kautsari Al-Aziziyah, sebuah masjid yang berada Kabupaten Gunung Sari.

Masjid ini merupakan bangunan pertama di kompleks Pondok Pesantren Al-Aziziyah yang letaknya tidak jauh dari Bandara Selaparang, Mataram, Lombok. Karena jarak tempuh menuju masjid hanya sekitar 10 menit saja dari bandara, sehingga masjid ini cukup potensial untuk dijadikan landmark bagi wilayah setempat.

Pembangunan Masjid Agung Al-Kautsari dimulai pada tahun 2001 serta rampung dan diresmikan pada hari Minggu, 25 Maret 2007. Masjid tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) saat itu.

Pada tahun 2016, Provinsi Nusa Tenggara Barat dipilih sebagai tuan rumah Musabaqoh Tilawatil Qur’an tingkat Nasional XXVI. Adapun Kabupaten Lombok Barat mendapat kehormatan untuk menjadi tempat bagi salah satu perlombaan yaitu Tahfidzul Qur’an. Kemudian Pemerintah Lombok Barat memilih dua tempat untuk lomba tersebut dan salah satunya adalah Masjid Agung Al-Kautsari Al-Aziziyah.

Keunikan dari bangunan Masjid Agung Al-Kautsari Al-Aziziyah adalah karena kubah bulat mengerucut dengan balutan warna putih cerah beraksen garis diagonal biru. Selain itu, terdapat dua menara yang menjulang tinggi mencapai 27 meter. Menara ini mengandung makna dari dua warisan Rasulullah SAW, yakni Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dua menara tersebut memberi nuansa akan bangunan masjid yang menyerupai Masjidil Haram.

Bagian dalam masjid juga tidak kalah mengesankan dari bagian luar. Terlihat tiang penyangga berwarna hijau granit yang dikombinasikan dengan warna cokelat keemasan membuat bagian dalam masjid menjadi mewah dan mempesona. Bagian dalam kubah juga dihiasi gambar langit juga memberi kesan megah. Menarik bukan?[]



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *