Waspada! Kenali Tanda dan Gejala Corona Terhadap Anak-anak

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Jakarta – Waspada! Kenali tanda dan gejala corona terhadap anak-anak. Pandemi virus corona alias Covid-19 yang sudah berlangsung lama, bahkan menunjukkan tren penularan yang masif atau tinggi akhir-akhir ini, patut diwasapadai orang tua yang memiliki anak. Ini penting mengingat virus corona dapat menerjang siapa saja, tidak terkecuali anak-anak yang rentan.

Untuk itu, penting menjaga anak-anak Anda di rumah agar jangan sampai mereka tertular virus yang pertama kali mewabah di Wuhan, Hubei, China itu.

Nah, kali ini TOPNEWS.MY.ID, seperti dilansir dari kontan.co.id, Jumat 23 Juli 2021, merangkum beberapa tanda dan gejala umum virus corona yang menulari anak-anak.


Baca Juga: Gampang, Kok! Begini Cara Memperoleh Obat dan Vitamin Gratis

Covid-19 yang Rentan Tulari Anak-anak

Covid-19 dapat mempengaruhi orang yang berbeda dengan cara yang berbeda. Beberapa mengembangkan gejala ringan hingga sedang. Di sini, sebagian yang lain mungkin mengalami gejala parah dari serangan virus mematikan.


Baca Juga: Gegara Pandemi Puluhan Juta UMKM Bangkrut, Pengusaha: Tiap Hari 2…

Seperti diketahui, sejauh ini India telah melaporkan lebih sedikit kasus infeksi virus corona pada anak-anak ketimbang pada orang dewasa. Berikut beberapa gejala Covid-19 pada anak yang harus diketahui setiap orang tua seperti yang dilansir dari healthsite.com.

1). Demam dan Menggigil

Salah satu tanda pertama virus corona pada anak-anak adalah kenaikan suhu tubuh. Rata-rata suhu tubuh normal seorang anak adalah sekitar 37 derajat Celsius. Ketika Anda melihat kenaikan suhu tubuh anak secara tiba-tiba disertai dengan gejala lain seperti nyeri otot, kedinginan, batuk, sakit kepala atau kelelahan yang luar biasa, pastikan untuk segera membawa anak Anda ke dokter dan diperiksa untuk Covid-19.


Baca Juga: Trending di Tengah Upaya Tangani Pandemi Covid-19, Netizen: Tagar KitaPercayaJokowi

2). Pilek

Dengan mutasi konstan dari virus corona, para ahli telah menyatakan ada beberapa gejala baru dari infeksi mematikan ini yang harus diwaspadai. Salah satunya adalah hidung meler.

Jika anak Anda menderita pilek disertai gejala pilek lainnya seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, dan lain-lain selama lebih dari sehari, pastikan untuk segera mengunjungi dokter.

3). Masalah Pernapasan

Salah satu gejala umum dari infeksi virus corona mematikan yang terlihat di TOPNEWS.MY.ID pasien gelombang kedua adalah kesulitan bernapas atau penurunan tajam kadar oksigen tubuh.

Demikian juga, seorang anak juga dapat menghadapi masalah saat bernapas setelah mereka terinfeksi virus corona. Alasan di balik ini adalah virus mempengaruhi paru-paru dan dengan demikian menyebabkan masalah pernapasan.

4). Hilangnya Bau dan Rasa

Di TOPNEWS.MY.ID beberapa anak yang dites positif Covid-19 mengeluh tentang hilangnya penciuman dan rasa pada tahap awal infeksi. Menurut para ahli, hilangnya penciuman dan rasa tujuh kali lebih tinggi pada anak-anak dengan Covid-19.

Jika Anda melihat anak menderita kehilangan penciuman dan rasa yang disertai gejala seperti flu seperti sakit kepala dan demam, maka harus segera membawa anak Anda ke dokter.

5). Diare

Gejala penting lainnya yang harus diketahui setiap orang tua adalah diare. Jika anak Anda menunjukkan gejala seperti gerakan longgar, sakit perut, kram perut, tinja berair, dan lain-lain, maka Anda harus menganggapnya serius dan segera mempertimbangkan untuk mengunjungi dokter.

Diare juga dapat menyebabkan dehidrasi, mata kering, kurang energi, dan lain-lain. Juga, perhatikan penting untuk memeriksakan bayi Anda untuk Covid-19 jika melihat salah satu gejala yang disebutkan di atas.

Sementara itu, melansir informasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS), gejala Covid-19 yang paling umum pada anak-anak adalah demam dan batuk. Akan tetapi, anak-anak mungkin memiliki salah satu dari tanda atau gejala Covid-19 berikut:

– Demam atau kedinginan

– Batuk

– Hidung tersumbat atau pilek

– Kehilangan rasa atau bau baru

– Sakit tenggorokan

– Sesak napas atau kesulitan bernapas

– Diare

– Mual atau muntah

– Sakit perut

– Kelelahan

– Sakit kepala

– Nyeri otot atau tubuh

– Nafsu makan yang buruk atau makan yang buruk, terutama pada bayi di bawah satu tahun

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan