Suara Pariwisata Hingga BTS ARMY Soal Sulitnya Bertahan Saat Pandemi

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID – Pandemi Covid-19 memukul semua sektor termasuk perekonomian, pariwisata dan dunia hiburan atau musik. Salah satu cerita disuarakan oleh para pegiat pariwisata di Bali bagaimana mereka bertahan hidup. Begitu pula suara para BTS ARMY yang saling bahu membahu di kala pandemi.

Dalam webinar Festival Tolong Menolong oleh Gerakan Solidaritas Masyarakat yang diselenggarakan oleh Forum 2045 berkolaborasi dengan Lembaga Survei KedaiKOPI secara daring. Karang Taruna Bali Ni Kadek Dwi bercerita kondisi Bali saat ini. Dwi mengungkapkan sektor pariwisata di Bali sangat sepi, sehingga daerahnya dan Bali sudah seperti kota mati.

“Dulu Bali yang begitu ramai dengan wisatawan semenjak pandemi sekarang begitu sepi seperti kota mati, karena hampir tempat-tempat wisata yang dulunya ramai itu sekarang benar benar sepi dan hampir semuanya tutup,” jelasnya secara daring, Kamis (22/7).

Dwi juga berharap agar pandemi segera berakhir, dan juga para pemuda yang lainnya terinspirasi untuk melakukan kegiatan positif seperti yang mereka lakukan. Dwi juga menambahkan yang ingin diharapkan kepada pemerintah oleh hampir seluruh masyarakat Bali adalah bandara atau dunia pariwisasta dibuka kembali. Karena hampir 80 persen perekonomian masyarakat Bali mengandalkan pariwisata.

“Jika pariwisata dibuka kembali, akan menstabilkan perekonomian masyarakat Bali. Menurut saya kapan Bali Kembali normal atau ramai kembali, yang pertama apabila seluruh masyarakat Indonesia sudah melaksanakan vaksinasi, yang kedua dengan kembali hidupnya pariwisata,” jelas Dwi.

Karlina Oktaviani dari BTS ARMY Indonesia mengungkapkan bagaimana para ARMY bahu membahu untuk saling memberi. BTS ARMY Indonesia yang membantu makanan untuk ojek daring yang sedang isolasi mandiri serta membantu perempuan korban kekerasan yang angkanya meningkat sejak pandemi Covid-19.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan