Politikus NasDem Serang Menteri Desa: Tidak Mampu Urus BLT Dana Desa

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Jakarta – Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menilai pencarian Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT dana desa) di tengah pandemi Covid-19 masih rendah. Menurut Irma, rendahnya pencairan BLT Desa itu menunjukkan kinerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar buruk.

“Ke mana sense of crisis-nya? Padahal efek pandemi ini yang paling menderita adalah rakyat kecil di pedesaan,” kata Irma lewat keterangan tertulis, Kamis, 22 Juli 2021.

Komisaris PT Pelindo I ini mempertanyakan penyebab rendahnya penyaluran BLT Desa tersebut. Dia mengatakan rendahnya penyerapan itu sampai disoroti oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. “Jangan-jangan dana tersebut malah disimpan di bank,” ujar dia.

Dia mengatakan di tengah pandemi Covid-19 seharusnya pembantu Presiden yang mengurusi masalah desa seharusnya bisa menjalankan program BLT Desa dengan baik. Bukannya, menciptakan citra buruk dengan mempersulit pencairan BLT Desa. “Itu perbuatan yang memalukan,” kata dia.

Dia berharap rendahnya penyaluran BLT Desa itu tidak mencoreng muka Presiden. Dia tak ingin Presiden yang disalahkan karena kinerja menterinya yang buruk. “Untuk apa ada menteri yang urusi desa jika untuk pencairan BLT saja tidak mampu,” kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat penyerapan anggaran BLT Dana Desa hingga Juni 2021 baru mecapai Rp 6,11 triliun. Jumlah tersebut hanya 21 persen dari alokasi anggaran untuk BLT Desa, yaitu Rp 28,8 triliun. Pada tahun ini, pemerintah menganggarkan total Rp 72 triliun untuk dana desa. Sebanyak 30 persen dari jumlah itu dialokasikan untuk BLT. Sementara, penerima dana itu adalah 8 juta penduduk desa.

Menteri Desa Abdul Halim Iskandar yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa belum bisa diminta tanggapan soal kritik ini. Serangan Irma membuka front persaingan NasDem dan PKN. Baik PKB maupun NasDem adalah partai pendukung pemerintah ini.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan