ICW Tuding KSP Moeldoko Cari Untung Lewat Ivermectin



TOPNEWS.MY.ID – Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko menyebut tudingan Indonesia Corruption Watch soal dia dan Putrinya Joanina Novinda punya kedekatan dengan PT Harsen, produsen obat Ivermectin sebagai tuduhan yang menyesatkan. Moeldoko mempertimbangkan akan mengambil langkah hukum terhadap ICW.

Melalui keterangan resminya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko membantah informasi yang disampaikan ICW terkait adanya hubungan TOPNEWS.MY.ID dirinya dan PT Harsen Laboratories selaku produsen Ivermectin untuk pasien covid-19.

ICW menuding adanya dugaan upaya mencari keuntungan di tengah krisis pandemi lewat relasi politik.

Menurut Moeldoko, informasi yang disampaikan ICW menyesatkan.

Lebih lanjut, Moeldoko melalui siaran pers Kantor Staf Presiden RI menekankan atas berbagai tuduhan tersebut, ia mempertimbangkan melakukan langkah hukum terhadap ICW.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum atas tudingan ICW yang mengatakan ada keterkaitan PT Harsen Laboratories dengan KS Moeldoko.

https://www.youtube.com/watch?v=-WkSkCx8xt4

Respon (40)

  1. ICW Itu membuat Dugaan krn ada data Dan fakta serta analisa. Bukan menuding. Knp kompas tdk membuat tulisan atau pemberitaan yg kritis utk pihak kepolisian melakukan penelusuir Dugaan ICW ini.
    Kompas jangan ikut2an Dzolim spt rezim

  2. pak mul memng bikin ulah terus…kok gk tskut kl kena covid….sebetulnya covid ini bnyk hikmahnya orng"" yg rusak imannya biar mawas diri terutama pejabat…skrng korupsi n dzolim pd rakyat besuk mati gk bw apa"" hrsnya pjbat di sgl bidang hrs jujur & adil serta bijaksana…krna taruhanya pengadilan akherat

  3. Mhn sbg media, kompas Itu harusnya memberi pencerahan, bukan menyesatkan. Ada Baiknya kompas bukan menjadi corong salah satu pihak dlm pemberitaan2 ya maupun highlightnya, termasuk pemerintah. Memangnya pemerintah Itu sdh pasti benar?! Apa lg di rezim ini. Pakailah kata2 Dugaan, bukan Tudingan. Jangan menyesatkan masyarakat. Seharusnya media Itu malah tergerak utk menyelidiki kebenaran fakta yg Ada. Bukan malah menjadi corong pihak2 tertentu.
    Save NKRI 🇮🇩 dari kedzoliman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *