Manajer Badak Lampung FC, Budiarjo Ungkap Masalah Utama BLFC Adalah Transisi Bermain | Bolaindo

  • Bagikan



Manajer Badak Lampung FC, Budiarjo Thalib menyebut, satu di TOPNEWS.MY.ID masalah utama yang harus dibenahi skuad BLFC adalah transisi bermain.

Pelatih BLFC, Budiarjo Thalib mengaku masih banyak hal untuk benahi skuad Laskar Saburai jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 2021.

Budiarjo menyebut, satu di TOPNEWS.MY.ID masalah utama yang harus dibenahi skuad BLFC adalah transisi bermain.

Walapun masih banyak persoalaan dalam komposisi tim, namun Budiarjo optimis, skuad BLFC bisa beradaptasi dan menemukan kekompakan saat hadapi jadwal Liga 2 2021.

Hal tersebut disampaikan Budiarjo dalam wawancara khusus bersama Tribunlampung.co.id, seusai laga uji coba di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim.

Di pertandingan perdana uji coba melawan tim lokal Lampung itu, skuad Badak Lampung mampu menceploskan si kulit bundar sebanyak 16 kali.

Melihat hasil Uji Coba tersebut manajer tim Badak Lampung FC Budiarjo Talib kian menilai.

Bahkan Budiarjo menyebut, satu di TOPNEWS.MY.ID masalah utama yang harus dibenahi skuad BLFC adalah transisi bermain.

“Saya pikir, transisi para pemain ya yang masih kurang, dan juga fisik pemain perlu ditambah,” Kata Budiarjo seusai laga uji coba sebelum pemain diliburkan.

“Selanjutnya, proses dalam membangun serangan ya, build up. Pressure (tekanan ke lawan) mereka yang perlu kami perbaiki, yang sebetulnya ini tinggal finishing lagi,” jelas Budiarjo Thalib.

Sementara dari sisi teknik bermain, Budiarjo bersyukur, pemain sudah bisa beradaptasi dengan gaya permainan yang diterapkannya.

“Ya Alhamdulillah apa yang sudah kami berikan selama latihan itu sudah berjalan dan masih akan terus kita latih.”

“Memang masih banyak kurangnya tapi tetap kami akan benahi.”

“Apapun yang menjadi kekurangan tim ini akan kita benahi terus agar supaya nanti pada pertandingan uji coba berikutnya dan pertandingan resmi kami sudah dapat apa yang diinginkan,” tutur Budiarjo Thalib.

Sayangnya, dalam laga uji coba tersebut, Budiarjo tak bisa memainkan seluruh pemain yang ia punya, lantaran ada sejumlah pemain yang sakit.

“Kami mainkan hanya 22 pemain saja,” ucap Budiarjo.

Meski masih jauh dari harapan, namun Budiarjo tetap optimis, skuad Badak Lampung akan kembali menginjakkan kakinya di pentas tertinggi sepak bola Indonesia, yakni Liga 1.

“Insya Allah, Aamiin, kita berdoa, dan saya berpikir dengan 16 gol yang sudah bisa kita buat dalam uji coba itu menandakan Badak Lampung FC sudah sangat siap bertanding di Liga 2 2021.”

“Namun yang paling saya harapkan lagi pandemi di Indonesia cepat berlalu dan Liga bisa segera dimulai,” tandas Budiarjo.

Disisi lain mamajer Badak Lampung ungkap masih banyak PR yang harus dibenahi Laskar saburai

“Memang belum 100 persen, tapi paling tidak mereka sudah bisa membuat gol lebih dari 10 di uji coba bersama tim lokal ini.”

“Ya alhamdulillah itu sudah jadi nilai tersendiri meskipun memang belum semuanya sesuai dengan apa yang kami (pelatih) berikan pada saat latihan,” ungkap Budiarjo Thalib, akhir pekan kemarin.

Menurut Budiarjo, laga uji coba melawan tim lokal itu sengaja digelar untuk melihat progres para pemain Badak Lampung selama latihan.

“Mana saja pemain yang bisa siap saat saya memberikan instruksi,” ucap Budiarjo.

Demikian kabar dari Manajer Badak Lampung FC, Budiarjo menyebut, satu di TOPNEWS.MY.ID masalah utama yang harus dibenahi skuad BLFC adalah transisi bermain. ( Tribunlampung.co.id / Riyo Pratama )

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *