Dalam 30 Menit, Richarlison Bikin Hattrick ke Gawang Jerman

  • Bagikan
PAE Olympiakos SFP


“Penyerang Everton itu tampil bringas untuk tim U-23 Selecao”

TOPNEWS.MY.ID – Sebelum terbang ke Tokyo bersama timnas Brasil, Richarlison bersikeras untuk diizinkan bermain di Olimpiade membela negaranya dan manajemen Everton menyetujuinya. Sikap ‘keras kepala’ itu pun dibayar tuntas dengan hat-trick yang ia ciptakan dalam laga pembukaan cabang olahraga sepakbola grup D Olimpiade 2020 yang mempertemukan Timnas U-23 Brasil melawan timnas U-23 Jerman.

Dalam laga yang digelar di International Stadium Yokohama itu, Richarlison mengenakan nomer punggung yang ikonik, yakni no.10, dan pemain berusia 24 tahun itu menunjukkan dirinya layak mengenakannya. Brasil U-23 asuhan André Jardine, menggunakan formasi 4-4-2 dan pemain Everton itu mampu mencetak hat-trick dalam waktu setengah jam.

Ia membuka skor lebih awal dengan memanfaatkan umpan terobosan dari Antony dan melepaskan tembakan ke gawang dengan memanfaatkan bola muntah.

15 menit pertandingan berjalan, Richarlison membuang kesempatan untuk menggandakan keunggulan Brasil usai usahanya berhasil dihalau oleh pemain belakang Der Panzer.

Ada satu catatan penting yang harus diketahui yakni, tim Jerman U-23 yang dibawa oleh Stefan Kuntz bukanlah skuad terbaik mereka, hal itu dikarenakan sejumlah tim Bundesliga tidak mengizinkan pemain mudanya pergi ke Tokyo. Dari alasan tersebut, sangat wajar bila Selecao mampu menguasai permainan dan pada menit ke-22, melalui impan silang Guilherme Arana, Richarlison sukses menyundul bola dengan baik untuk menambah keunggulan Brasil menjadi 2-0 atas Jerman.

30 menit laga berjalan, mantan pemain Watford itu sukses mencetak hat-trick dengan penyelesaian spektakuler. Membawa bola dari luar kotak penalti sebelah kiri Jerman, Richarlison yang tidak dikawal dengan ketat langsung melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh dan membuat Florian Müller harus memungut bola untuk ketiga kalinya.

Pada babak kedua, Jerman tampil lebih menyerang dan mampu mengejar ketertinggalan mereka melalui gol yang diciptakan oleh Nadiem Amiri pada menit ke-57 dan Ragnar Ache pada menit ke-84. Di tengah-tengah usaha tim muda Der Panzer menyamakan kedudukan, kapten tim, Maximilian Arnold  harus dikeluarkan oleh wasit usai mendapatkan kartu kuning kedua di 25 menit sisa pertandingan, yang mana sebelumnya, pemain VfL Wolfsburg itu telah mendapat kartu peringatan pertama akibat melakukan pelanggaran keras terhadap Richarlison.

Di waktu tambahan 5 menit sebelum peluit panjang dibunyikan, Brasil sukses mencetak gol keempat mereka melalui penyerang Bayer Leverkusen, Paulinho dan Brasil pun mengunci kemenangan mereka atas Der Panzer dengan skor 4-2.

Berkat hasil ini, anak asuh André Jardine memimpin sementara grup D dengan raihan 3 poin, diikuti oleh timnas muda Pantai Gading yang dibintangi oleh Franck Kessié dengan poin yang sama. Di laga selanjutnya, kedua tim akan bertemu dan tentu saja penampilan impresif dari seorang Richarlison akan sangat ditunggu.

(muflih miftahul kamal/muf)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *