3 Hari Setelah Ditinggal sang Istri, Anwar Fuady Kini Kehilangan Putra Sulung karena Covid-19

  • Bagikan
Hipwee


Layaknya misteri yang tak bisa diprediksi, kematian bisa datang kapan pun tak memandang usia, paras, waktu hingga jabatan seseorang. Tak seorang pun bisa menghindar dari kematian yang sudah ditakirkan oleh Tuhan. Sama halnya yang dialami oleh aktor senior Anwar Fuady. Belum ada sepekan sejak kepergian istri selama-lamanya, kini ia harus rela untuk kehilangan putra sulungnya.

Tiga hari setelah kepergian ibunda, Ferry Senapati diketahui meninggal dunia usai berjuang melawan Covid-19. Duka mendalam tentu dirasakan aktor berusia 74 tahun tersebut dan keluarga. Lantas ia meyakini bahwa Tuhan sudah menentukan takdir kematiaan seseorang. Alih-alih mempertanyakan kepergian orang tercinta, Anwar Fuady lebih memilih menghikhlaskan.

Anwar Fuady membenarkan kepergian sang putra. Sebelumnya Ferry alami gelaja Covid-19 bahkan sempat mendapat perawatan di rumah sakit

Belum genap seminggu setelah sang istri berpulang ke hadapan Tuhan pada Minggu, 18 Juli 2021. Selang tiga hari putra sulungnya menyusul. Ferry Senapati meninggal pada usia 49 tahun di RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang. Anwar mengatakan putranya sempat masuk rumah sakit karena virus corona. Gejala yang dirasakan mulai dari panas, batuk hingga sesak napas.

“Mohon doanya, saya kena musibah beruntun ini. Dalam seminggu, istri dan anak meninggalkan kami,” papar Anwar Fuady dikutip dari kumparan.com, Kamis (22/7).

Mendiang Ferry meninggalkan istri, tujuh anak dan satu cucu. Diceritakan bahwa dua hari sebelum kepergian ibunya, Ferry sempat merasakan tubuhya meriang dan batuk-batuk. Dua hari setelah pemakaman ibunda, ia pun dirawat di rumah sakit karena sudah tak tahan dengan gejala yang dirasa.

Tes swab PCR pun menunjukkan hasil positif, tetapi baru satu malam menginap di RS jiwanya sudah tak bisa tertolong. Jenazah Ferry pun langsung dimakamkan dengan protokol Covid-19. Menurut Anwar tempat peristirahatan terakhir si sulung tak jauh dari mendiang ibunda.

“Iya (jenazah Ferry dimakamkan) berdampingan dengan istri saya,” jelas Anwar Fuady.

Istri Anwar meninggal pada usia 69 tahun. Sebelum dimakamkan di TPU Yapera, Ciledug, mendiang juga terpapar virus corona

Pemakaman almarhumah Farida dilaksanakan pada Minggu, 18 Juli 2021 kemarin. Menurut Anwar gejala yang dirasakan sang istri, diantaranya tubuh yang panas, pusing dan juga batuk. Selama pandemi dikatakan Farida tak pernah keluar jika bukan kebutuhan mendesak, kecuali dua kali seminggu ke rumah sakit untuk kebutuhan hemodialisis. Menurut Anwar penularan bisa saja terjadi di rumah sakit, di perjalanan atau dari dirinya sendiri.

“Sulit menduga dari mana sumber penularannya. Bisa saja dari saya sendiri,” kata Ketau Umum Parsi, organisasi artis sinetron itu.

Mendiang istri sempat didampingi oleh anaknya di ruang IGD dengan protokol kesehatan yang kuat. Pada masa-masa terakhir sang ibunda, Farida sempat ditanyai apakah kangen dengan anak-anak, cucu serta cicitnya? Namun, kala itu Farida tak merespons. Ketika ditanyai lagi apakah kangen pada Pak Anwar Fuady, ia kemudian merespons dengan mengangguk.

“Saya kehilangan besar. 50 tahun hidup bersama. Dari masa hidup susah. Saya yang susah sedangkan dia orang kaya, dari keluarga berada. Dia selalu membesarkan hati saya, menjaga dan melindungi saya. Sabar dan penuh pengertian. Saya sekarang limbung kehilangan dia,” ucap Anwar.

Sementara dilihat dari unggahan di Instagram, Anwar Fuady membagikan foto lawas bersama Ferry Senapati. Dalam keterangan, Anwar mengenang momen saat putra sulungnya itu masih kecil. Unggahan tersebut pun langsung dibanjiri oleh kerabat hingga penggemar dengan belasungkawa. Selamat jalan Farida Fuady dan Ferry Senapati, semoga mendiang ditempatkan di sisi terbaik oleh Tuhan. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kekuatan, aamiin.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *