Siapa Bryan Gil, The New Johan Cruyff Dihargai Senilai Erik Lamela + Rp427 miliar

  • Bagikan
Qaırat Almaty FK


“Dianggap akan menjadi pemain berpengaruh di masa depan. Sehebat apakah dia?”

TOPNEWS.MY.ID – Pelatih baru Tottenham Hotspur, Nuno Espirito Santo, dan Direktur Olahraga The Liliwhites, Fabio Paratici, sudah memulai aktivitas transfer window musim panas. Sebuah kesepakatan besar akan segera tercipta dalam waktu yang tidak lama.

Jurnalis spesialis transfer, Fabrizio Romano, mengabarkan bahwa tim London Utara itu berada di tahap akhir dalam kesepakatan pertukaran salah satu pemainnya dengan Sevilla. Targetnya, seorang anak muda dari Spanyol yang sedang naik daun, yaitu Bryan Gil.

Sebagai imbalannya, Erik Lamela, akan diusulkan untuk pindah ke Estadio Ramon Sanchez Pizjuan plus uang tunai senilai 25 juta pounds (Rp427 miliar).

Siapa Gil? Dia adalah pemain sayap berbakat dengan teknik kontrol bola yang mumpuni. Dengan segala kemampuannya yang dia miliki, besar kemungkinan akan membuatnya menjadi idola penggemar Spurs.

Semasa pinjamannya di Eibar pada musim lalu, benar-benar memberi Gil pengalaman sepakbola di level senior. Kontribusinya untuk Eibar sangat bagus. Dia telah mengoleksi tiga gol dan empat assist dari sisi sayap. Gil adalah salah satu pemain yang tampil lebih baik dari tim yang terdegradasi dari La Liga itu.

Sayangnya, penampilan apik Gil tidak bisa menyelamatkan Eibar dari keterpurukan. Meski Eibar terdegradasi, penampilannya telah menarik perhatian Luis Enrique untuk memberinya kesempatan tampil di level internasional saat melawan Yunani pada Maret 2021.

Meski dia bukan bagian dari perjalanan negaranya ke semifinal Euro 2020, pemain berusia 20 tahun itu akan mewakili Spanyol di Olimpiade Tokyo. Dia berpotensi menunda kedatangannya di Tottenham Hotspur Stadium jika kesepakatan berjalan sesuai rencana.

Disebut sebagai titisan Johan Cruyff

Paling tidak, berkat gaya bermain dan penampilan mereka yang mirip, Gil mendapat julukan mirip dengan Legenda Belanda, Johan Cruyff. Ini memang pujian yang tinggi, tapi mungkin bukan tanpa prestasi.

Cruyff meledak di kancah internasional untuk Belanda pada 1966 saat usianya 19 tahun. Itu berarti hanya beberapa bulan lebih muda dari Gil ketika mulai mencatatkan debut untuk Spanyol.

Dalam perpisahannya dengan Lamela, Spurs akan mengucapkan selamat tinggal kepada pria yang telah berseragam Spurs selama delapan tahun. Jika Gil dapat memenuhi starndar yang diberikan Nuno, Tottenham dapat memiliki tambahan pemain baru yang luar biasa di tangan mereka.

(diaz alvioriki/anda)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *