Penyebab Striker Timnas U-22 selalu Menangis setelah Pertandingan | Bolaindo

  • Bagikan



Striker Timnas U-22 Indonesia, Septian Satria Bagaskara selalu menangis setiap kali selesai membela Persik Kediri di kandang.

Septian Bagaskara mengaku tak kuasa menahan haru ketika menyanyikan anthem Persik ”Bersama Kita Terlahir Kuat” di hadapan ribuan Persikmania.

”Saya pasti nangis kalau nyanyi lagu itu setelah pertandingan,” kata pemain asal Semampir, Kota Kediri ini dikutip dari laman resmi klub.

Setiap Persik mengakhiri pertandingan, terutama di Stadion Brawijaya, lagu tersebut memang selalu dinyanyikan bersama.

Seluruh anggota Macan Putih melingkar di lapangan sebagai wujud terima kasih atas dukung para suporter.

Pada momen itulah, Bagaskara teringat masa kecilnya ketika menjadi supoter Persik.

Diiringi dengan lirik dan nada yang menyentuh, pemain yang pernah menimba Ilmu di Manchester United itu merasa terlempar dengan memori masa kecilnya.

Semasa kecil, Bagaskara tak pernah absen mendukung tim kesayangannya berjuang ditemani orang tuanya.

Ia merasa bangga kini bisa menjadi bagian tim, apalagi kini Persik bermain di kasta tertinggi Indonesia.

”Dulu saya ada di tribun (mendukung Persik). Sekarang saya berada di tengah lapangan (jadi pemain Persik). Itu yang buat saya terharu,” ucapnya.

Bagas pun bertekad membawa Persik kembali berjaya seperti satu dekade silam.

Dulu, Persik merupakan tim yang paling ditakuti pada masanya.

Tim kebanggan warga Kediri pernah menyabut dua gelar juara Liga Indonesia pada tahun 2003 dan 2006.

Persik sudah dua kali menjadi wakil Indonesia di kompetisi Liga Champions Asia musim 2004 dan 2007.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan