Tak Tahan Terus Disindir Soal Rangkap Empat Jabatan, Begini Penjelasan Said Didu

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Jakarta – Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu merespons sindiran bahwa ia pernah rangkap empat jabatan ketika masih aktif di pemerintahan dan BUMN.

Empat jabatan yang dimaksud yakni, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), komisaris PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Ketua Tim Penelaahan Smelter Nasional, dan Komisaris Utama (Komut) PTPN IV.

Awalnya, seorang netizen menyindir Said Didu yang mengomentari berita bahwa Presiden Jokowi resmi mengizinkan rektor UI rangkap jabatan komisaris.


Baca Juga: Sindir Pernyataan Jokowi Soal Kelanjutan PPKM, Said Didu: Bukan Ucapan…

Said Didu menyindir bahwa mengubah aturan seperti itu adalah cara yang memalukan, mengkhawatirkan, dan menjijikkan.

“Kalau ini bagaimana Mas Didu. Jijik tapi menikmati,” balas netizen dengan nama Benediktus Msaid_didu pada Selasa, 20 Juli 2021.


Baca Juga: Said Didu Singgung Pemimpin Plinplan, Netizen: Hanya Orang Sakit Hati…

Netizen itu melampirkan sebuah berita yang diterbitkan oleh TOPNEWS.MY.ID pada Selasa, 31 Maret 2015.

Said Didu lalu membalas sindiran netizen itu dengan menyebutkan tiga poin penjelasan.

Menurutnya, ia sebenarnya telah berkali-kali menjelaskan mengenai rangkap empat jabatan ini.


Baca Juga: Ungkap Proses Menteri Boleh Keluar Negeri, Said Didu Sentil Jokowi:…

Pertama, Said Didu menjelaskan bahwa berita itu dibuat saat ia diumumkan menjadi Komisaris PTBA.

Sehingga hari itu, ia belum mundur dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PTPN IV.

Namun setelahnya, kata Said Didu, ia mundur dari jabatannya sebagai Komut PTPN IV.

“2) Pejabat Eselon I (staf khusus MenESDM) tidak dilarang jadi Komisaris,” ujarnya melalui akun Msaid_didu pada Selasa, 20 Juli 2021.

Ketiga, Said Didu menjelaskan bahwa Tim penelaah smelter bukan jabatan, tapi penugasan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *