Usai Dimarahi Anies, Perusahaan Ini Buka Suara



TOPNEWS.MY.ID – Setelah dimarahi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, PT Equity Life Indonesia menyatakan operasional perusahaan tak menyalahi aturan PPKM Darurat karena masuk kategori esensial.

Sehingga masih ada 50% karyawan yang masih bekerja di kantor.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan marah saat mendapati kantor di kawasan Sudirman Jakarta masih memperkerjakan pegawainya dari kantor.

Padahal saat PPKM Darurat diberlakukan operasional perusahaan atau kantor dilakukan dengan bekerja dari rumah terlebih bagi perusahaan kategori non esensial.

Anies pun meminta kegiatan kantor ditutup dan meminta pegawai untuk pulang ke rumah.

Anies juga sempat marah kepada salah seorang dari perwakilan kantor lainnya karena tidak menaati pembatasan pekerja saat PPKM Darurat, termasuk adanya ibu hamil yang bekerja di kantor.

Terkait dengan sidak yang dilakukan Anies pada selasa kemarin, PT Equity Life Indonesia memberi penjelasan soal aktivitas perusahaan yang masih dihadiri pekerja di kantor.

Dalam rilis yang diterima Kompas TV, Corporate Communication Equity menyatakan perusahaan nya termasuk kategori esensial berdasarkan instruksi dari Mendagri.

Sehingga Equity memastikan menjalan operasional perusahaan sesuai aturan.

Saat PPKM Darurat diberlakukan kegiatan perkantoran dibatasi untuk sektor non esensial untuk bekerja dari rumah 100%, sedangkan sektor esensial diperbolehkan bekerja dengan kapasitas 50%.

https://www.youtube.com/watch?v=c3dR3RlymnM

Respon (42)

  1. Seandainya dulu jakarta di lockdown sesuai dengan keinginan Gubernurnya mungkin kejadiannya gk seperti skrg… Keinginan seorang gubernur yg ingin menyelamatkan warga jakarta dengan anggaran yg ada di tolak mentah2 oleh pemerintah pusat..
    Dan inilah penanganan covid yg di pegang dan dikendalikan oleh pemerintah pusat.. hasilnya amburadulll.. aturannya pun gk jelas..

  2. Ah, kompas ga berimbang…. Buzzer juga ya..😂 Udah tau belum kalo perusahaan tsb mengakui kesalhan dan meminta maaf? Duh, media kok ga update sih?! Sy ga bela siapa2,,,, tp makin ke sini pikiran sy amat sangat terbuka mana yg sendiko dawuh dan mana yg bener2 menyuarakan kebenaran.

  3. Tiga pelanggaran yang dilakukan PT Equity Life Indonesia adalah perusahaan tidak melaporkan pekerja yang terpapar COVID-19 ke Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Pusat; tidak menerapkan protokol kesehatan terkait jaga jarak interaksi antarpekerja; dan ditemukan ada pekerja yang hamil 8 bulan dan tetap bekerja seperti biasanya.

  4. Nyebut org egois!? 😱 Woy, kaga nyadar tuh cara maen loe wktu mau masuk ke dki?? Gaya pmrntahan loe ampe skrg bgmn!? 😰 kita2 mau komen aja ampe susah,, bingung mau mulai drmn.

  5. Udah ga usah nyudutin Anis,.
    Ini negara,,punya pemimpin,.
    Sama halnya perusaahan ada bos nya,.
    Kalau perusahaan ada karyawan/anak buahnya yy gak bener kerja yaa dipecat/dilengserkan diganti sama orang yg lebih berkompeten,.
    Udah pasti bos bakalan marah sama anak buahnya yg ga bener kerja,.
    Tapi dalam hal ini koq ada pembiaran,.
    Pertanyaannya ini ada apa,,kalau kayak gini yaa sama ajah dong,.
    Mau yg ini ataupun yg itu yaa sama ajah,.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *