Polisi Ciduk Sarjana Komputer Sebar Hoax Tawaran Bansos PPKM Darurat

  • Bagikan
Nah Lho! Seorang Preman di Pelabuhan Tanjung Priok Positif COVID-19


TOPNEWS.MY.ID, Polisi menangkap pria berinisial RR karena menyebarkan informasi penawaran palsu bantuan sosial PPKM Darurat. RR sengaja mencatut logo Kemensos untuk meyakinkan masyarakat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, RR menyebarkan informasi tentang pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dibagikan selama PPKM Darurat. 

RR sengaja membuat website Subsidippkm.online dengan label Kementerian Sosial. Dalam website itu, warga diharapkan mendaftar dan menjawab beberapa pertanyaan sebagai syarat untuk mendapatkan BST.

“Nanti konsumen akan mendaftarkan diri di akun yang dibuat oleh tersangka inisialnya RR, sementara Kementerian Sosial tidak pernah membuat website ini,” kata Yusri.

Yusri menyampaikan, pelaku tidak mendapat keuntungan langsung dari warga. Tapi, RR mendapatkan pemasukan dari iklan yang terpasang di website tersebut.

RR memulai aksinya sejak November 2020, website bajakan buatan RR selalu terpasang minimal dua iklan setiap harinya. “Dia raup dari dua iklan itu perbulan sekitar Rp 200 juta lebih. Jadi Total dari November sudah sekitar Rp 1,5 miliar rupiah yang dia terima,” kata Yusri.

Yusri menyebutkan pihak Kemensos menjadi pihak yang dirugikan dengan aksi yang dilakukan RR. Atas perbuatannya, RR dijerat dengan pasal Pasal 35 Juncto Pasal 51 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE dengan ancaman 12 tahun penjara.

Dalam kesempatan yang sama, Humas Kemensos menjelaskan mengapa melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Dalam kasus tersebut, Kemensos secara kelembagaan sangat dirugikan karena nama Kemensos tercemar.

“Saat di mana Kemensos mendapatkan penugasan untuk berdamping dengan masyarakat terdampak Covid-19. Oleh karena itu, kami harapkan dengan melaporkan ke Polda Metro Jaya agar kita semua waspada,” kata Kepala Biro Humas Kemensos RI Hasim.

Hasim mengingatkan untuk tak main-main menyampaikan informasi soal bansos Covid-19. Masyarakat juga diimbau agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming di media sosial.

“Kalau memang ingin info terkait bansos, maka teman-teman dan masyarakat pada umumnya kami ajak untuk akses dan hubungi jalur resmi pemerintah, bisa langsung kita akses website Kementerian Sosial https://cekbansos.kemensos.go.id,” kata Hasim. []



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan