Korban Tewas dalam Banjir Jerman Jadi 188 Orang

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID, Jakarta – Kanselir Jerman Angela Merkel pada Minggu, 18 Juli 2021, menggambarkan musibah banjir bandang yang memporak-porandakan sebagian wilayah Jerman itu, sebagai hal yang mengerikan. Jumlah korban tewas akibat musibah ini bertambah menjadi 188 orang.

Banjir Jerman diyakini sebagai dampak dari cuaca ekstrim, yang berupa hujan lebat hingga memicu terjadinya banjir. Musibah ini sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir dan tercatat sebagai bencana alam terburuk di Jerman dalam enam dekade.  

Tumpukan puing-puing dan batang pohon menutupi jalanan setelah banjir menerjang Kreuzberg, di Jerman, 17 Juli 2021. REUTERS/Wolfgang Rattay

  

Usai mengunjungi lokasi banjir, Kanselir Merkel berjanji akan mengucurkan uang bantuan. Dia juga meyakinkan pada masyarakat Jerman bahwa pemerintah daerah akan berusaha mempercepat upaya dalam mengatasi dampak perubahan iklim  

Musibah banjir Jerman terjadi beberapa hari setelah Eropa membuat sebuah rencana tahan demi tahap untuk mencapai nol emisi.     

“Ini mengerikan. Bahasa Jerman bahkan tak bisa menggambarkan kerusakan yang telah terjadi ini,” kata Merkel, saat berkunjung ke Kota Adenau, negara bagian Rhineland-Palatinate.  

Tim penyelamat dan pencarian, masih berusaha mencari korban yang masuk dalam daftar hilang. Kerusakan akibat banjir juga dialami distrik Bavaria, wilayah selatan Jerman, pada Minggu, 18 Juli 2021. Di Bavaria, sapuan banjir bandang mewaskan satu orang.

Jalan-jalan tertutup air sehingga membuatnya seperti sungai. Beberapa kendaraan ada yang tersapu banjir. Area pemakaman di Berchtesgadener Land berubah menjadi lautan lumpur. Ratusan tim penyelamat yang dikerahkan berusaha mencari korban yang bisa di selamat di Berchtesgadener Land. Wilayah Berchtesgadener Land adalah area Jerman yang berbatasan dengan Austria.

“Kami tidak siap dengan musibah ini,” kata administrator Berchtesgadener Land, Bernhard Kern. Dia menambahkan situasi berubah sangat drastis pada Sabtu malam, 10 Juli 2021, sehingga membuat tim cepat tanggap tak punya banyak waktu untuk melakukan penyelamatan.

Di distrik Ahrweiler, Jerman, ada 100 orang tewas akibat musibah ini. Ahrweiler terletak di selatan Cologne, yang menjadi area paling parah terkena musibah banjir Jerman. Polisi mengatakan banyak jenazah di temukan di sana saat banjir mulai surut.

       

Baca juga: Kementerian Luar Negeri: WNI Selamat dari Banjir Jerman

   

Sumber: Reuters



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *