Istana Jawab Kritikan Ibas Soal Failed Nation



TOPNEWS.MY.ID – Istana menjawab sejumlah kritikan terkait penanganan covid-19.

Salah satu kritikan datang dari Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas yang mengatakan tak ingin Indonesia sampai disebut ‘bangsa gagal’ atau ‘failed nation’ dalam penanganan covid-19.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Ketua Fraksi Demokrat di DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengingatkan pemerintah soal penanganan covid-19.

Dalam keterangannya, Ibas tak ingin Indonesia sampai disebut “bangsa gagal” atau “failed nation”.

Ibas mempertanyakan kapan Indonesia akan bebas dari ganasnya pandemi covid-19.

Presiden Jokowi saat ini, menurut Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman telah menjalankan kewajiban konstitusionalnya dalam melindungi bangsa Indonesia, dari penyebaran covid-19.

Fadjroel mengatakan penerapan PPKM Darurat di Jawa dan Bali merupakan salah satu langkah Presiden dalam melindungi warga dari ancaman bahaya covid-19.

Selain itu, Presiden juga telah melakukan upaya untuk mendatangkan vaksin lewat diplomasi dengan sejumlah negara.

Pemerintah, menurut Fadjroel juga sudah menaikkan anggaran kesehatan di masa PPKM Darurat menjadi 193,93 triliun rupiah dari sebelumnya 182 triliun rupiah.

https://www.youtube.com/watch?v=f9bwvu1uCns

Respon (23)

  1. manusianya susah diatur, tak taat prokes karena mereka tak percaya dg covid ( nganggap covid adalah rekayasa dan konspirasi ) sehingga gak mau taat aturan, byk yg menolak vaksin….jadi akan sulit bagi Indonesia utk megendalikan covid. Are you aware of these, dek Ibas ???

Tinggalkan Balasan