Farid Abubakar Manajer Borneo FC: Perekrutan Boaz Solossa Sesuai Dengan Kebutuhan Pelatih | Bolaindo

  • Bagikan



Skuad Borneo FC telah melakukan pemusatan latihan selama tiga pekan di Jogjakarta beberapa waktu lalu, memberi banyak pelajaran bagi tim pelatih.

Mario Gomez selaku pelatih kepala selama di Jogjakarta bisa melihat kualitas pemainnya, Gomez juga mengetahui apa kebutuhan tim sebelum kompetisi digulirkan.

Kurang tajamnya sektor depan menjadi salah satunya, atas dasar itulah mengapa akhirnya Boaz Salossa dihadirkan di Borneo FC musim ini.

Hal tersebut disampaikan manajer tim Farid Abubakar. Menurut Farid, tim pelatih memang menginginkan ada tambahan seorang striker lokal.

“Dan striker yang diinginkan tim pelatih selain lokal, juga sudah berpengalaman. Makanya setelah kami mengetahui Boaz keluar dari Persipura, kami langsung memburunya,” ujar Farid dikutip dari laman resmi klub.

Kehadiran Bochi sudah pasti membuat skuad menjadi lebih gemuk. Hal ini membuat manajemen kemungkinan besar kembali akan meminjamkan pemainnya ke tim lain.

Beberapa pemain muda menjadi alternatifnya untuk dipinjamkan.

Sebab pemain akan sangat sulit mendapatkan menit bermain, seiring makin kompletnya pemain senior untuk memenuhi ambisi manajemen menjadi yang terbaik di musim ini.

Saat ini tercatat ada 32 pemain dalam skuad Borneo FC. Kemungkinan manajemen akan meminjamkan 2 sampai 4 pemainnya sebelum kompetisi digulirkan.

“Soal ini (meminjamkan pemain) nanti akan kami bahas lagi dengan manajemen dan tentu saja bersama pelatih,” terang Farid.

Bochi memang pemain sarat pengalaman di sepak bola Indonesia. Ia pun menjadi pilihan utama sebagai kapten di Persipura dalam beberapa musim terakhir.

Nah berkaitan dengan kapten tim, ada kemungkinan Boaz pun akan menjadi kapten di Borneo FC.

Namun kata Farid semua kembali pada keinginan pelatih. Selama ini Javlon Guseynov adalah pilihan utama pelatih memimpin pemain lain di lapangan saat pertandingan.

“Boaz dan Javlon sama-sama punya leadership yang bagus di lapangan. Javlon adalah seorang pemimpin yang baik, namun ia terkendala dengan bahasa walau saat ini ia sudah mulai bisa berbahasa Indonesia. Yang pasti semua bagaimana pelatih melihatnya. Saya pikir tak ada masalah soal kapten tim di Borneo FC,” pungkasnya.

Berita Terkait



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan