Wali Kota Tanjung Balai Nonaktif Diadili Dalam Kasus Suap Penyidik KPK

  • Bagikan


TOPNEWS.MY.ID–Wali Kota Tanjung Balai nonaktif SYL diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Sumatera Utara. SYL disidang dalam kasus pemberian suap sebesar Rp 1,6 miliar kepada penyidik Komisi Pemberantasan (KPK) Stepanus Robinson Pattujulu.

Jaksa Penuntut Umum KPK Budi, dalam dakwaannya secara virtual di Pengadilan Tipikor Medan, menyebutkan peristiwa tersebut berawal pada Oktober 2020. Terdakwa yang juga merupakan kader Partai Golkar Tanjung Balai berkunjung ke rumah dinas Muhammad Azis Syamsudin Wakil Ketua DPR yang juga petinggi Partai Golkar.

Pada pertemuan itu terdakwa dan Azis membicarakan mengenai pemilihan langsung kepala daerah (pilkada) yang akan diikuti SYL di Kota Tanjung Balai. Azis menyampaikan kepada terdakwa akan mengenalkan dengan seseorang yang dapat membantu memantau dalam proses keikutsertaan terdakwa dalam pilkada tersebut.

”Kemudian Azis mengenalkan dengan Stepanus Robinson Pattuju yang merupakan seorang penyidik KPK dengan terdakwa,” ucap Budi.

Budi mengatakan, dalam perkenalan itu, terdakwa menyampaikan kepada Stepanus akan mengikuti pilkada periode kedua 2021–2026. Namun, ada informasi laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai pekerjaan dan jual beli jabatan di Pemkot Tanjung Balai yang sedang ditangani KPK.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : TOPNEWS.MY.ID



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan